Minute Madge: Kata Cowok Milenial Soal ‘Catcall’

Thursday, 10 August 2017 - 11:03:29 WIB
By : Elma Adisya | Category: Seni - 2681 hits
Salah satu topik yang paling banyak dibahas oleh para kontributor tulisan Magdalene adalah catcall, atau suitan, komentar, panggilan bernada seksual yang dilontarkan laki-laki di tempat umum terhadap perempuan. Perilaku catcall ini begitu umum terjadi di negara mana pun, dan sangat mengganggu karena meletakkan perempuan sebagai obyek seksual semata. Saking umumnya, banyak yang tidak sadar bahwa catcall adalah bentuk pelecehan seksual.

Kami ingin tahu apakah laki-laki generasi milenial paham mengenai budaya buruk ini. Untuk itu, kami mengangkatnya menjadi topik pertama Minute Madge, video pendek original produksi Magdalene, yang membahas berbagai isu terkait perempuan dan feminisme.

Dari sejumlah responden, sebagian besar remaja masih asing dengan istilah catcall. Ketika ditanya  mengenai catcall, banyak dari mereka sama sekali belum pernah mendengar istilah tersebut. Istilah catcall memang masih belum ada padanannya dalam Bahasa Indonesia.

 “Catcall sudah termasuk  dalam kategori pelecehan seksual secara verbal, lho!” Ketika kami memberitahukan hal ini pada beberapa responden dalam pembuatan video pertama Minute Madge, beberapa baru tahu bahwa siulan yang mereka anggap bahan bercanda itu adalah salah satu bentuk pelecehan seksual.

Saat ditanya apa yang akan dilakukan ketika melihat perempuan menghadapi catcall, mereka jawab:  “Lihat situasi dulu..”, atau “Diemin aja.” Ada pula yang mengatakan jika dalam kondisi si pelaku adalah teman dan   korban adalah teman juga, itu tidak termasuk pelecehan.

Simak videonya berikut ini untuk mengetahui apa yang ada di benak cowok-cowok milenial soal catcall, dan silakan tulis komentar soal topik ini ataupun masukan mengenai Minute Madge.
 

 

Ada tanggapan atau komentar? Tulis di bawah ini.

Writer Profile
Elma Adisya, Reporter
Elma adalah reporter magang Magdalene, dan manusia yang sedang menyelesaikan studi jurnalistik. Selain menulis dan memotret, ia juga ahli dalam hal fangirling fandom kesayangannya yang jumlahnya tak terhitung. 
Related Articles
COMMENTS













Weekly Top 5