April, 12 2019
Smart Women Talks: Empowering Women Through E-Commerce

Smart Women Talks: Empowering Women Through E-Commerce #UntukPerempuan, Menelusuri Karakter Perempuan Ketika Belanja Online

by Magdalene
Community
Share:

Setelah merilis hasil riset mengenai brand e-commerce mana yang memiliki awareness tinggi di mata konsumen pada tahun lalu, MarkPlus, Inc., selaku perusahaan konsultan marketing serta riset, kembali menggelar riset serupa.

Tema utama kali ini adalah untuk melihat seberapa jauh e-commerce memberdayakan segmen perempuan. Karena tentu saja kehadiran e-commerce selaku platform belanja online, memiliki benefit dan pengalaman transaksi berbeda dibanding membeli langsung di gerai atau offline. Termasuk juga pengaruh kepada behaviour atau perilaku berbelanja di platform online tersebut.

"Riset kami juga melihat bagaimana e-commerce bisa memberdayakan perempuan baik dari sisi konsumen maupun penjual. Apa yang mendorong para perempuan bertransaksi di e-commerce hingga seperti apa e-commerce bisa mempermudah hidup mereka," ujar Head of communication, Hi-Tech and Media Industry MarkPlus, Inc. Rhesa Dwi Prabowo dalam acara Smart Women Talks: Empowering Women Through E-Commerce #UntukPerempuan, di Restoran Aroma Sedap, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/4) 2019.

Salah satu faktor yang diriset adalah sejauh mana manfaat e-commerce dirasakan para perempuan modern. Mayoritas dari mereka menyatakan e-commerce mempermudah kegiatan belanja karena bisa dilakukan di mana saja. Hal ini tentu menarik, karena bukan faktor harga terjangkau yang menjadi pertimbangan utama berbelanja online.

Dari sisi seller atau penjual, alasan utama mereka membuka bisnis melalui e-commerce adalah karena keinginan kuat memiliki penghasilan sendiri, selain kebebasan untuk berkarya.

Riset pun dilakukan untuk melihat brand #UntukPerempuan mana saja yang menjadi pilihan utama mereka. Brand besar seperti Shopee, Tokopedia, sampai Zalora menjadi nama-nama yang sering disebut dalam riset di berbagai kategori survei.

"Yang paling umum adalah brand e-commerce mana yang menjadi top of mind. Shopee menjadi top of mind brand e-commerce bagi para perempuan dengan persentase 56%. Baru diikuti Tokopedia dan Lazada yang terpaut cukup jauh, yaitu sebesar 16,3% dan 11,8%," sambung Rhesa.

Segmen perempuan juga tidak terlepas dari fashion. Kehadiran berbagai brand e-commerce mendorong banyak bermunculannya platform khusus fashion. Uniknya, walau ada brand e-commerce khusus fashion, nama Shopee masih menjadi favorit ketika para perempuan dengan persentase 50,2%, yang kemudian diikuti oleh Zalora (9,5%) dan Lazada (8,8%).

Riset sendiri dilakukan dengan sekitar 1.200 sampel meliputi wilayah di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, sampai Bali. Rentang usia yang diambil mulai dari 18 tahun sampai 55 tahun, di mana mayoritas ada di kisaran 24 sampai 29 tahun dengan mata pencaharian sebagai karyawan swasta. Dari waktunya, riset dilakukan pada bulan Februari 2019.