Women Lead
January 12, 2021

5 Fakta Menarik Grup Musik Rookie ENHYPEN

Ada lima fakta menarik tentang grup musik ENHYPEN yang baru saja merilis video musik animasi dan peraih penghargaan “Rookie of The Year” perhelatan GDA 2021

by Tabayyun Pasinringi, Reporter
Culture // Korean Wave
ENHYPEN Members punya chemistry
Share:

ENHYPEN, grup musik jebolan acara kompetisi I-Land yang tayang di Mnet Juni hingga September 2020, baru saja merilis video musik ketiga mereka “Outro: Cross The Line”. Lewat video tersebut, boyband ini memberikan nuansa seram dan bayang-bayang vampir yang mengikuti perjalanan seorang anak muda menuju sebuah kastil. Secara keseluruhan, nuansa video musik animasi itu mengingatkan pada film horor karya Tim Burton dan karakter Emily The Strange.

Rilisnya video musik untuk lagu B-side dari album debut Border: Day One itu adalah kejutan menyenangkan kedua dari ENHYPEN untuk penggemar mereka, ENGENE, di awal tahun. Pada perhelatan Golden Disk Award (GDA) 2021 yang berlangsung pada 9 dan 10 Januari 2021, ENHYPEN meraih penghargaan Best Rookie Artist. Selain ENHYPEN, boy group TREASURE dan penyanyi trot (musik tradisi Korea) Kim Ho Joong meraih penghargaan yang sama.

ENHYPEN yang melakukan debut November lalu, tepat setelah I-Land rampung, sudah memiliki beberapa prestasi yang menetapkan posisi mereka sebagai musisi yang patut dinanti. Menurut Hanteo Chart, Billboard-nya Korea, ENHYPEN adalah grup musik baru 2020 yang memiliki penjualan album debut tertinggi pada minggu pertama dengan mencapai 280.873 kopi.

Baca Juga: 5 Alasan Absurd Laki-laki Benci Bintang K-Pop

Grup musik di bawah naungan BELIFT LAB—perusahaan kolaborasi dari Big Hit Entertainment dan CJ Entertainment—tersebut juga meraih penghargaan Next Leader dalam acara penganugerahan The Fact Music Award, Desember lalu. Selain itu, ENHYPEN memiliki pengikut yang besar di media sosial, dengan lebih dari 1 juta pengikut di Twitter dan 3 juta di TikTok.

Untuk mengenal lebih jauh ketujuh anggotanya, Jungwon, Jay, Jake, Niki, Heeseung, Sunghoon, dan Sunoo, ada lima fakta menarik tentang ENHYPEN yang patut disimak:

1. Biodata ENHYPEN: Kelahiran Tahun 2000-an

Ternyata anak-anak remaja kelahiran tahun 2000-an sudah wara-wiri di ranah K-pop sebagai generasi keempat. Anggota tertua dari ENHYPEN ini adalah Heeseung, yang lahir 15 Oktober 2001, diiikuti Jay pada 20 April 2002, Jake 15 November 2002, dan Sunghoon 8 Desember 2002. Sementara tiga anggota termuda, Sunoo pada 24 Juni 2003, Jungwon 9 Februari 2004, dan Niki 9 Desember 2005.

2. ENHYPEN adalah Grup Multinasional

Penggemar K-pop pasti sudah tidak asing dengan grup multinasional, seperti Twice yang memiliki tiga anggota dari Jepang dan seorang dari Taiwan, atau BLACKPINK dengan Lisa dari Thailand dan Rosé dari Australia. ENHYPEN juga memiliki tiga anggota berkewarganegaraan asing: Jay dari Amerika Serikat, Jake dari Australia, dan Niki dari Jepang. Karenanya, mereka menjadi grup multilingual yang berbahasa Korea, Inggris, dan Jepang.

Baca Juga: The Extreme Pressure Behind the Glamourous K-Pop Industry

Mengutip wawancara mereka dengan Teen Vogue, ketujuh pemuda itu saling berbagi pengetahuan baru tentang budaya dari satu sama lain. Jake mengatakan, dari Niki dia belajar memberikan makanan dari satu sumpit ke sumpit lain, menantang norma budaya di Jepang.

Dua anggota ENHYPEN, Jay dan Jake, mengalami gegar budaya melihat sistem anak sekolah di Korea Selatan. Misalnya, tidak ada waktu istirahat yang terpisah dari waktu makan siang (untuk di Australia Jake menyebutnya “Morning Tea”), tidak boleh menggunakan kalkulator saat ujian matematika, dan tidak menggunakan jubah wisuda saat kelulusan.

3. Grup Idola yang Beranggotakan Anak Muda Ambisius

Ketujuh anggota ENHYPEN adalah peserta terpilih sebagai pemenang di antara 23 kontestan I-Land. Tidak heran jika mereka disebut sebagai grup rookie yang debutnya dinanti pada 2020. Selain itu, dalam usia grup yang masih tiga bulan, mereka sudah meraih prestasi yang menunjukkan kompetensi mereka di dunia hiburan. Dengan jelas, ENHYPEN menunjukkan mereka memang fokus pada ambisi mereka. 

Baca Juga: How Fear of K-pop Highlights Homophobia in Asia

Dalam wawancara bersama Seventeen sebelum mereka debut, ENHYPEN sudah menunjukkan keinginan ingin memiliki debut yang sukses, menjadi Rookie of The Year (yang telah mereka capai), dan menjadi musisi profesional kelas dunia.

4. Sunghoon merupakan Atlet Figure Skating

Sebelum debut menjadi idola, Sunghoon ENHYPEN adalah atlet figure skating Korea Selatan yang meraih medali emas untuk pemula di Asian Figure Skating Trophy 2015 dan Lombardia Trophy 2015. Dalam perhelatan Mnet Music Awards (MAMA) 2020 ia kembali menunjukkan kebolehannya meluncur di atas es.

Dalam wawancara lain dengan Teen Vogue, Sunghoon mengatakan kehidupan trainee lebih sulit, tapi tidak mengartikan perjuangannya menjadi figure skater profesional adalah hal yang mudah. Ia menemukan kemiripan dalam keduanya dari latihan untuk menciptakan kesempurnaan. Selain itu, figure skating dan menjadi idola berkaitan erat dengan musik.

5. ENHYPEN Members: Mengutamakan Hubungan dan Chemistry Anggota

Dalam sebuah wawancara bersama Grammy, ENHYPEN menekankan bahwa musik dan penampilan mereka sangat berkaitan dengan chemistry dan kerja sama antara mereka bertujuh. Kerja sama tim itu semakin diperkuat selama I-Land dan proses sebelum debut mereka.

Baca Juga: K-Popers juga WNI: Ketika Penggemar K-Pop Tolak Omnibus Law

Pada wawancara yang sama dengan Seventeen, Jake mengatakan butuh rasa hormat dan pengertian antara satu sama lain untuk membangun tim yang hebat. Selain itu, perlu juga komunikasi yang baik dan terkadang harus ada pengorbanan yang dilakukan.

Tabayyun Pasinringi adalah penggemar fanfiction dan bermimpi mengadopsi 16 kucing dan merajut baju hangat untuk mereka.