5 Artikel Pilihan: ‘Host Live Shopping’, Pengalaman Menonton Dracin, hingga Kasus Laras Faizati
1. Nasib ‘Host Live Shopping’: ‘Live’ Berjam-jam dan Hak Seperti Buruh Magang
Rira baru 21 tahun, tapi sudah pernah bekerja sebagai host live shopping di tiga tempat berbeda. Awalnya 2024, ia mencari pekerjaan lewat Glints. Lowongan pekerjaan host live shopping untuk sebuah produk perawatan wajah muncul. Melihat tanggung jawab yang cocok untuk mahasiswa semester awal, Rira melamar di sana.
Proses rekrutmennya tak panjang. Rira hanya diwawancara, kemudian diminta live di TikTok dan Shopee. Tak ada pelatihan, Rira belajar jadi host dengan menonton live toko lain, sambil mempelajari informasi produk tempatnya bekerja.
Baca artikel selengkapnya di sini.
2. Pengalaman Saya Nonton ‘Dracin CEO’, Hiburan dengan Plot yang Itu-itu Saja
Saat sedang nongkrong, tetiba teman saya berkata, “Gue lagi nunggu bapak gue ngaku kalau dia CEO, gue yakin banget sebenarnya dia nyamar.” Saya tahu dari mana lelucon itu berasal: Short-micro drama yang iklannya muncul setiap menggeser reels Instagram atau FYP TikTok.
Saya tahu karena menonton iklan aplikasi penayang drama, terkadang sampai selesai. Terdengar buang-buang waktu memang, tetapi kadang penasaran mengalahkan logika. Pun demikian, yang iklan berikan tentu saja tidak utuh. Sekali lagi, hanya untuk memuaskan rasa penasaran, saya unggah aplikasi yang menayangkan drama tersebut.
Baca artikel selengkapnya di sini.
3. Tak Cuma Picu Turbulens Pesawat, Krisis Iklim juga Jegal Perjalanan Kereta
Banjir yang melanda sejumlah wilayah pada pertengahan Januari menyebabkan pembatalan dan keterlambatan puluhan perjalanan kereta api. Gangguan operasional ini berdampak langsung pada penumpang. Mereka terpaksa mencari moda transportasi alternatif di tengah cuaca ekstrem.
Hera Diani, penumpang kereta api jarak jauh rute Bandung–Jakarta, menerima pemberitahuan pembatalan perjalanan secara mendadak pada (18/1) siang, saat ia sudah dalam perjalanan menuju stasiun.
Simak artikelnya di sini.
4. Skenario yang Mungkin Usai Vonis Janggal Laras Faizati
Lima bulan sudah aksi demonstrasi Agustus 2025 berlalu. Meski begitu, ratusan aktivis sampai mahasiswa masih jadi tahanan politik dan mendekam di rumah tahanan beberapa kota di Indonesia.
Data terakhir Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi mencatat 652 orang orang ditetapkan sebagai tersangka (12/2). Dari jumlah itu, 17 orang dibebaskan, satu orang dinyatakan meninggal dunia di penjara, dan 88 orang divonis bersalah.
Baca artikel lengkapnya di sini.
5. Andai Lelaki Belajar dari Ayah yang Biarkan Anak Perempuannya Terbang
Saya lahir dan besar di Banda Aceh, dalam tradisi yang sarat religiusitas. Membaca Al-Qur’an selepas Magrib, jadwal belajar agama dengan mendatangkan seorang ustaz tiga kali seminggu, serta dendang pengantar tidur yang dilagukan Mama. Dalam masyarakat Aceh, seni tutur itu dikenal sebagai Do Da Idi, berisi puji pujian kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, salawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, serta petuah seorang ibu kepada anaknya.
Saya juga menempuh pendidikan dasar hingga menengah pertama di madrasah. Baca artikel selengkapnya di sini.
















