August 24, 2019
Cek Kesuburan dan Siklus Haid Tanpa Ribet

Femometer tidak hanya memprediksi masa subur, tetapi juga siklus menstruasi dan persentase kemungkinan terjadinya kehamilan.

by Shafira Amalia, Reporter
Community // Brand News
Share:

Saat merencanakan kehamilan, kita harus mengetahui secara jelas masa kesuburan atau ovulasi. Tetapi apakah satu-satunya cara untuk mengetahui kesuburan kita adalah dengan menghitung hari-hari siklus menstruasi kita? Sensitif Ovutest Digital dan Ovutest Femometer kini dapat membantu memberikan hasil tes kesuburan yang akurat dan praktis.

Biasanya masa ovulasi kita memang dihitung dari 12-14 hari sebelum hari pertama menstruasi selanjutnya. Walaupun terkadang benar, perhitungan ini tidak selalu akurat. Ovutest Digital menghitung masa kesuburan kita dengan mengukur kadar LH pada urine dengan menggunakan stick test, jadi hasilnya pasti akurat. Satu kemasan Ovutest Digital berisi alat baca stick test dan juga tujuh stick test yang hanya dapat digunakan satu kali.

Ovutest Digital dapat digunakan kapan pun, tapi tim Sensitif menyarankan pengukuran dilakukan pada sore hari. Caranya sangat mudah, tinggal masukkan stick test ke alat baca sampai terlihat simbol air. Langkah selanjutnya adalah celupkan stick test selama 10 detik pada wadah yang berisi urine. Kita tinggal menunggu tiga menit hingga hasil tesnya melihatkan tulisan “YES” jika kita sedang subur atau “NO” jika kita sedang tidak subur.

Ovutest Femometer

Sementara itu, ada juga alat uji masa subur Sensitif yang terbaru yaitu Ovutest Femometer. Femometer ini adalah sebuah termometer yang dapat memprediksi ovulasi lewat pengukuran suhu basal tubuh seorang perempuan. Tingkat akurasi Femometer sangat tinggi karena menjabarkan 105,5 persent lebih detail dari alat tes lainnya.

Femometer dibuat dengan material ABS yang sangat mudah dibersihkan, yaitu dengan membilasnya dengan air atau alkohol. Femometer juga dapat disambungkan melalui bluetooth dari ponsel kita.

Termometer Basal ini membantu mengukur perubahan pada suhu tubuh seorang perempuan, walaupun perubahan itu sangat kecil. Setelah itu Femometer akan menerjemahkannya ke dalam data yang lebih mudah dimengerti oleh kita. Rekomendasi tim Sensitif adalah mengukur dengan Femometer langsung setelah kita bangun tidur dan sebelum kita beraktivitas sama sekali. Ini dikarenakan pada saat ini suhu tubuh kita berada di titik paling rendah.

Mengukur dengan Femometer mudah. Pertama, unduh aplikasi Femometer di ponsel kita dari AppStore ataupun PlayStore, kemudian hubungkan dengan bluetooh. Saat kita baru bangun tidur, masukkan ujung sensor Femometer ke bawah lidah kita selama 10 detik. Data ini akan direkam, dianalisis, kemudian detail hasilnya akan secara otomatis terlihat di ponsel kita. Dengan hasil ini, kita juga dapat lebih mudah saat sedang konsultasi dengan dokter.

Femometer tidak hanya memprediksi masa subur, tetapi juga siklus menstruasi dan persentase kemungkinan terjadinya kehamilan. Karenanya, Femometer dapat digunakan oleh siapa pun: yang sedang merencanakan kehamilan ataupun perempuan aktif yang ingin menunda kehamilan.

Kita juga bisa mengisi deskripsi diet, memeriksa perubahan berat badan, durasi tidur, suasana hati, waktu olahraga, waktu berhubungan seksual dan detail aktivitas kita lainnya di aplikasi tersebut. Femometer kini dapat ditemukan toko-toko daring seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan BliBli. Kita bisa mendapatkan Femometer ini dengan harga Rp599.000.

Shafira Amalia merupakan lulusan Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Demi memenuhi hasrat dan kegemarannya dalam menulis, Shafira mengalihkan mimpinya dari menjadi diplomat ke menjadi reporter. Menurut Shafira, berjuang menghancurkan patriarki tak kalah menariknya dengan cita-cita dia bertemu dengan Billie Eilish.

Follow Instagram Shafira di @sapphire.dust.