Community Community Update

Spectrum Warriors: Bootcamp dan Yoga Pertama untuk Kawan Autis

Spectrum Warriors jadi kegiatan olahraga dan ‘bootcamp’ pertama untuk individu dengan autistik di Indonesia.

Avatar
  • May 17, 2024
  • 2 min read
  • 1192 Views
Spectrum Warriors: Bootcamp dan Yoga Pertama untuk Kawan Autis

Masih dengan semangat Hari Peduli Autisme yang jatuh setiap April, PS Learning Center (PLSC), Be Bright, Yogaland, dan Masa Depan Network menghelat bootcamp dan yoga. Acara bertajuk Spectrum Warriors ini dibuat khusus untuk individu dengan autistik di Indonesia pada (5/5). 

Adapun jumlah peserta sebanyak 50 orang, dengan rentang usia variatif, dari 4 tahun hingga 35 tahun. Para peserta mengikuti fun workout di bootcamp dan dilanjutkan yoga untuk pendinginan. Dalam rilis yang diterima Magdalene, Spectrum Warriors bisa jadi kesempatan kawan autis untuk berolahraga bersama. Acara ini juga jadi momen di mana keluarga bertemu dan berbagi cerita. 

 

 

Foto: Masa Depan Networks

Baca juga: ‘Panduan 101’ Berkomunikasi dengan Anak Autistik: Agar Stigma Makin Terkikis

Olahraga sendiri dipilih karena biasanya kawan autis sulit punya akses terhadap kegiatan fisik. Saat kecil, mereka rutin mengikuti terapi dan latihan fisik. Namun ketika beranjak remaja dan dewasa, banyak yang sudah tak menjalani latihan fisik lagi. Spectrum Warriors dalam hal ini, ingin mengakomodasi kebutuhan gaya hidup sehat semua orang tanpa kecuali. 

Apalagi tim Spectrum Warriors memahami bagaimana olahraga bisa meregulasi emosi dari para individu dengan autistik ini. Dalam siaran Podcast dari Masa Depan Networks, Tina Maladi, founder PS Learning Center mengungkapkan, riset membuktikan olah tubuh meningkatkan kesehatan mental. 

Sementara itu, Mira Gartina, founder Yogaland yang juga punya anak dengan autisme berkomentar, “Pada saat anak terbuang energinya, dia akan menjadi kalem. Sebelum sekolah, anak saya harus jalan kaki sekitar sekolahnya dan itu membantu dia lebih konsentrasi, membantu dia dalam berkegiatan di sekolah.” 

Sedangkan Niken Ayu, co-founder Be Bright menuturkan, individu dengan autistik di usia remaja dan dewasa sudah tak mau ke tempat terapi karena menurut mereka itu untuk anak-anak. Ketika mereka bisa pergi ke tempat gym khusus dengan perlengkapan atau alat-alat olahraga yang serupa dengan terapi masa kecil, itu bisa meningkatkan self esteem mereka. 

Foto: Masa Depan Networks

Baca juga: Anak-anak dengan Autisme Hadapi Masalah Akses Pendidikan

Singkatnya, kegiatan Spectrum Warriors bukan lagi ingin mengedukasi mengenai awareness tapi acceptance untuk orang-orang di sekitar individu dengan neurodiversitas. 

“Kalau buat individu autistik mungkin belum jadi lifestyle tapi aku mau bikin itu jadi lifestyle. Hidup sehat is for everyone,” ungkap Niken. 

Pengalaman sukses dengan anaknya sendiri melalui kegiatan yoga rutin, mendorong Mira ingin berbagi dengan orang tua lain. Sehingga, mereka bisa merasakan hal yang sama lewat acara Spectrum Warriors. 


Avatar
About Author

Magdalene

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *