Women Lead
November 04, 2020

6 Cara Hidup Hemat Anak Kos Tanpa Harus Telan Obat Maag

Ada cara hidup hemat yang dapat dipraktikkan anak kos sobat miskin tanpa harus menelan obat maag tiap akhir bulan.

by Ken Jacks Waoma
Lifestyle
Financial_Keuangan_KarinaTungari
Share:

Anak kos sobat miskin pasti tahu candaan ini:

“Awal bulan ke restoran, minggu ke-2 makan di warteg, minggu ke-3 mi instan, akhir bulan nelen promag.”

Biarpun cuma candaan, tapi tidak sedikit anak kos yang mengalami siklus menu seperti itu tiap bulan. Masalah keuangan memang tidak jarang menghinggapi anak rantau yang tinggal sendiri di rumah kos, harus rela mengonsumsi makanan yang sangat seadanya atau bahkan cenderung enggak layak di akhir bulan.

Sebetulnya kita bisa banget keluar dari permasalahan ini. Banyak yang bilang bahwa ini sulit, tapi seperti banyak hal, ada jalan keluar yang bisa diusahakan. Yang dibutuhkan sekarang adalah mulai mengubah cara kamu mengelola keuangan dan mengubah gaya hidup yang selama ini tidak baik untuk kesehatan finansial kamu.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memulai gaya hidup hemat, tapi berikut ini adalah beberapa cara yang benar-benar wajib kamu lakukan.

  1. Bikin tabel pengeluaran atau anggaran

Tabel anggaran akan sangat menolong kamu untuk mengatur keuangan, karena kamu jadi tahu kisaran dana yang akan digunakan untuk satu jenis pengeluaran. Jangan pikir membuat tabel yang rumit seperti di pelajaran statistik, ya. Kamu cuma perlu membuat daftar pengeluaran kamu dalam sebulan.

Baca juga: 5 Cara Hasilkan Uang Tambahan untuk Mahasiswa

Misalnya, biaya kos, uang belanja bulanan, uang transportasi, dana untuk hobi, pengeluaran pribadi, dan yang lainnya. Lalu kamu tentukan, berapa jumlah dana yang kamu gunakan untuk setiap jenis pengeluaran itu.

Nah nantinya, waktu kamu belanja atau menggunakan uang buat hobi dan sebagainya, pastikan dana yang kamu keluarkan tidak melebihi anggaran kamu.

Melakukan budgeting seperti ini bisa dilakukan di kertas atau buku saja, atau di aplikasi Excel. Atau bisa juga pakai aplikasi-aplikasi lainnya yang ada di internet atau toko aplikasi, jadi bisa disimpan di ponsel dan kamu enggak perlu repot-repot menghitung.

  1. Jangan asal belanja, buat daftarnya!

Masalah utama yang sering membuat kondisi keuangan anak kos berantakan adalah cara berbelanja. Jadi kamu wajib banget buat membuat daftar belanja.

Sebagai contoh, saat kamu mau belanja kebutuhan bulanan ke pasar atau supermarket, buat dulu daftar apa-apa saja yang mesti kamu beli. Dengan begitu, saat berada di supermarket, kamu tidak lagi sibuk memilih-milih mana yang akan dibeli dan tidak tergiur untuk membeli barang di luar kebutuhan.

Kebutuhan adalah kata kunci. Harus diingat kalau barang-barang yang masuk dalam daftar belanja kamu haruslah barang yang menjadi kebutuhan kamu. Dan pastikan juga daftar belanja sesuai dengan anggaran yang sudah kamu buat sebelumnya.

Baca juga: WFH Tak Berlaku Bagi Semua: Tips Bertahan di Tengah Pandemi

  1. Catat selalu arus keuangan kamu

Tanpa adanya data berapa jumlah uang yang masuk dan yang sudah kamu keluarkan untuk belanja, kamu akan kesulitan untuk mengetahui apakah pengeluaran kamu sudah melebihi anggaran atau belum.

Untuk itu, pastikan kamu selalu mencatat setiap kali kamu membelanjakan uang yang kamu miliki, termasuk untuk nominal yang kecil, hal ini agar kamu menjadi lebih tahu ke mana saja uangmu telah dialokasikan. Ini juga tidak rumit karena sudah banyak aplikasi yang ada di internet.

  1. Miliki dana darurat

Dana darurat adalah dana yang dialokasikan untuk keadaan-keadaan darurat. Sebagai contoh, jika dalam beberapa bulan kamu tidak memiliki penghasilan karena beberapa alasan, kamu bisa terus memenuhi kebutuhan kamu dengan dana darurat. Atau bisa juga digunakan di saat-saat kepepet seperti membutuhkan ponsel atau laptop baru.

  1. Masak sendiri biar lebih hemat

Walau sudah mulai mengatur keuangan dengan baik, rasanya kamu belum benar-benar berhemat kalau kamu masih belum biasa masak makanan sendiri. Kecuali kalau kamu memang benar-benar sudah tidak ada waktu dan energi lagi untuk melakukan hal ini karena sibuknya pekerjaan yang kamu miliki.

Tapi selagi kamu masih punya waktu, sebisa mungkin kamu memasak makanan sendiri. Dan ini berlaku untuk semua gender ya, enggak cuma perempuan.

Baca juga: Memasak adalah ‘Survival Skill’ Buat Semua Gender, Bukan Cuma Tugas Perempuan

  1. Tambah sumber pendapatan kamu

Kerja keras adalah salah satu kunci sukses selama di perantauan atau jadi anak kos. Mungkin kamu sudah sibuk bekerja, tapi selagi bisa, tidak ada salahnya mulai mencari sumber pendapatan yang baru agar kondisi keuangan kamu semakin membaik. Kamu mungkin bisa mulai mengambil kerja sampingan, jualan online, gabung sama sesuatu bisnis, mengejar bonus perusahaan, dan sebagainya.

Buat kamu yang sampai sekarang masih merasa susah untuk hidup hemat, coba kamu pikirkan kembali bagaimana cara kamu memandang gaya hidup hemat selama ini. Apakah kamu memandangnya sebagai sesuatu yang wajib untuk dilakukan, atau malah sebaliknya?

Memang betul tidak mudah untuk memulai sebuah gaya hidup yang baru. Tapi kalau kamu sudah memiliki mindset yang benar dan memandang hemat sebagai sesuatu yang wajib untuk kamu lakukan, maka kamu pastinya akan semakin kuat untuk menjalaninya.

Artikel ini adalah hasil kerja sama Magdalene dengan finansialku.com untuk mendukung literasi keuangan anak muda dan UMKM.

Ilustrasi oleh Karina Tungari.