August 08, 2019
Nipplets Dorong Kampanye Tubuh Positif Lewat ‘Lingerie’

Memakai ‘lingerie’ tidak hanya untuk menyenangkan pasangan, namun juga merupakan salah satu bentuk ‘self-love’ terbaik.

by Shafira Amalia, Reporter
Community // Brand News
Nipplets
Share:

Karena isu seks masih dianggap tabu di Indonesia sehingga jarang dibicarakan secara terbuka dan informatif, pembahasan soal pakaian dalam pun tidak terdengar. Masih ada pernyataan-pernyataan seperti, “Buat apa pakai pakaian dalam yang seksi? Baju dalam yang seksi kan cuma dipakai cewek-cewek nakal!”

Hal-hal seperti inilah yang ingin didobrak oleh sebuah produsen pakaian dalam atau lingerie asli Indonesia, yaitu Nipplets. Banyak perempuan (dan laki-laki) tidak menyadari bahwa memakai lingerie memiliki banyak manfaat. Baju dalam yang seksi tidak hanya menjaga kualitas hubungan seks, namun juga membuat perempuan merasa seksi dan berdaya.

Mengenakan lingerie dapat membantu menjaga keharmonisan sebuah hubungan dan juga untuk membuat kehidupan seks kita dengan pasangan menjadi lebih intim dan romantis. Apalagi frekuensi hubungan seks pasangan yang sudah menikah sering kali berkurang seiring berjalannya waktu karena tidak lagi menjadi sebuah prioritas dalam hubungan. Bahkan Nipplets sendiri pernah mengadakan survei yang menunjukkan bahwa 8 dari 10 pasangan memiliki penurunan kualitas kehidupan seks setelah menikah.

Hal ini terjadi karena pasangan yang sudah menikah sering kali terjebak di dalam kebiasaan yang sama. Karena sudah nyaman dengan pasangan dan bertemu dengannya setiap hari, kita sudah mengetahui atau dapat menebak kebiasaan mereka. Dengan menggunakan lingerie yang berbeda-beda, kita dapat menciptakan percikan-percikan gairah untuk meningkatkan kualitas hubungan seks dengan pasangan kita.

Apakah berarti mengenakan lingerie adalah hanya untuk memperlihatkan rasa sayang kita kepada pasangan kita? Tentu tidak. Mengenakan lingerie akan membuat kita lebih merasa seksi dan nyaman dengan tubuh kita sendiri, dan itu adalah salah satu bentuk self-love yang terbaik.

Dengan desain dan jenis yang berbeda-beda, lingerie menarik perhatian kita sesuai dengan preferensi atau ekspresi diri kita. Ada lingerie jenis klasik dan sederhana dengan warna-warna pastel, ada juga yang bentuknya seperti bodysuit, korset, sampai yang memiliki garter belts atau straps yang dikaitkan dengan stoking setinggi paha. Langsung saja lihat website Nipplets untuk melihat berbagai lingerie dengan desain yang menarik dan kualitas yang baik.

Lingerie juga bervariasi dalam hal ukuran dan jenis tubuh. Hal ini dapat membuat kita melihat tubuh kita dengan pandangan yang lebih positif. Kita sudah terlalu lama diracuni oleh standar kecantikan yang tidak realistis dengan gambaran tubuh yang telah dimanipulasi oleh photo editing sehingga sering kali melupakan bahwa tubuh kita sendiri adalah bagus, indah, dan pantas untuk diapresiasi dan disayang. Hal ini juga dikampanyekan oleh Nipplets dengan program barunya yang dinamakan “Real People, Real Bodies”.

Selain mendobrak standar kecantikan yang tidak realistis, mengenakan lingerie juga dapat mendobrak stereotip yang menyatakan bahwa perempuan tidak boleh terbuka dengan seksualitas mereka seperti lelaki. Mindset ini tumbuh dari kepercayaan umum bahwa seks adalah bahasan yang terlalu maskulin dan hanya dapat dibicarakan oleh laki-laki.

Kita juga memiliki hak yang sama untuk menyayangi tubuh kita dan untuk mengenakan pakaian yang membuat kita merasa seksi. Sudah terlalu lama kita dipaksa untuk lebih menahan diri dan “menjaga kehormatan kita sebagai perempuan”, padahal kita juga bisa menyukai seks dan terbuka dengan seksualitas kita sendiri.

Untuk itu, penting bagi perempuan untuk meluangkan sedikit waktu untuk memilih lingerie yang pas dan membuat kita merasa nyaman dengan diri kita sendiri. Jika sudah nyaman, akan ada waktunya kita merasa playful dan memutuskan untuk mengadakan sebuah sesi foto sendiri dengan lingerie yang kita pakai. Dan itu sah-sah saja.

Selalu ingat bahwa mencintai diri sendiri adalah sebuah prioritas utama and it is okay to show your sexual side.

Shafira Amalia merupakan lulusan Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Demi memenuhi hasrat dan kegemarannya dalam menulis, Shafira mengalihkan mimpinya dari menjadi diplomat ke menjadi reporter. Menurut Shafira, berjuang menghancurkan patriarki tak kalah menariknya dengan cita-cita dia bertemu dengan Billie Eilish.

Follow Instagram Shafira di @sapphire.dust.