07/11/2026
Issues

Diadang Polisi, Massa Women’s March Jakarta Terus Bergerak hingga Patung Kuda

Pada Sabtu (7/11), Women’s March Jakarta (WMJ) 2026 menggelar aksi dari perempatan Sarinah menuju kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

  • November 7, 2026
  • 2 min read
  • 6 Views
Diadang Polisi, Massa Women’s March Jakarta Terus Bergerak hingga Patung Kuda

Foto: Viera Rachmawati/Magdalene

Menurut pantauan Magdalene, massa Women’s March Jakarta (WMJ) sempat tertahan oleh aparat kepolisian di sekitar Jalan M.H. Thamrin pada pukul 07.56 WIB. Namun, sekitar pukul 08.20 WIB, massa berhasil melanjutkan aksi hingga mencapai kawasan Patung Kuda.

Foto: Siti Parhani/Magdalene

Aksi kemudian dilanjutkan dengan sejumlah orasi dan penampilan Paduan Suara Gitaku yang memandu peserta menyanyikan lagu “Genjer-genjer” dan “I’m aWoman”. Sejumlah warga turut menunjukkan solidaritas kepada peserta WMJ dengan membagikan roti dan pembalut selama aksi berlangsung. 

Foto: Viera Rachmawati/Magdalene

Massa membawa beragam poster yang menyuarakan keresahan, mulai dari isu akses pembalut, kekerasan terhadap perempuan, hak LGBTQ+, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Foto: Viera Rachmawati/Magdalene

Anette Mau dari Koalisi MBG Watch dan Aliansi Ibu Indonesia mengutip studi Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) September lalu, yang memperkirakan lebih dari 3.000 orang meninggal akibat asap kebakaran hutan di Indonesia.

Ada juga Ilma Rivai, pendiri Inclusive Lens, memimpin massa menyanyikan “Rezim ini anti rakyat!”

Kirana, influencer disabilitas, bersama Ilma Rivai, pendiri Inclusive Lens, menjadi bagian dari teman-teman disabilitas yang turut menghadiri aksi WMJ hari ini.

Kirana, influencer disabilitas (Foto: Viera Rachmawati/Magdalene)
Ilma Rivai, pendiri Inclusive Lens (Foto: Viera Rachmawati/Magdalene)

WMJ juga menjadi ruang aksi yang ramah anak. Salah satunya X, 10 tahun, yang hadir bersama orang tuanya sambil membawa poster bergambar Munir.

Foto: Viera Rachmawati/Magdalene
About Author

Allaam Faadhilah

Allaam Faadhilah adalah penggemar transportasi umum dan kerap menyusuri belukar perkotaan ke pemutaran film, pameran, atau sekadar bengong di bangku taman.

Click to access the login or register cheese