Diadang Polisi, Massa Women’s March Jakarta Terus Bergerak hingga Patung Kuda
Foto: Viera Rachmawati/Magdalene
Menurut pantauan Magdalene, massa Women’s March Jakarta (WMJ) sempat tertahan oleh aparat kepolisian di sekitar Jalan M.H. Thamrin pada pukul 07.56 WIB. Namun, sekitar pukul 08.20 WIB, massa berhasil melanjutkan aksi hingga mencapai kawasan Patung Kuda.

Aksi kemudian dilanjutkan dengan sejumlah orasi dan penampilan Paduan Suara Gitaku yang memandu peserta menyanyikan lagu “Genjer-genjer” dan “I’m aWoman”. Sejumlah warga turut menunjukkan solidaritas kepada peserta WMJ dengan membagikan roti dan pembalut selama aksi berlangsung.

Massa membawa beragam poster yang menyuarakan keresahan, mulai dari isu akses pembalut, kekerasan terhadap perempuan, hak LGBTQ+, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Anette Mau dari Koalisi MBG Watch dan Aliansi Ibu Indonesia mengutip studi Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) September lalu, yang memperkirakan lebih dari 3.000 orang meninggal akibat asap kebakaran hutan di Indonesia.
Ada juga Ilma Rivai, pendiri Inclusive Lens, memimpin massa menyanyikan “Rezim ini anti rakyat!”
Kirana, influencer disabilitas, bersama Ilma Rivai, pendiri Inclusive Lens, menjadi bagian dari teman-teman disabilitas yang turut menghadiri aksi WMJ hari ini.


WMJ juga menjadi ruang aksi yang ramah anak. Salah satunya X, 10 tahun, yang hadir bersama orang tuanya sambil membawa poster bergambar Munir.



























