Kesehatan Mental Mulai Banyak Dibicarakan, tapi Stigma Tetap Ada

77 persen orang Indonesia sudah mulai nyaman berbicara mengenai kesehatan mental, sayangnya stigma terhadap kesehatan masih tetap ada
Jasmine Floretta V.D. adalah pencinta kucing garis keras yang gemar membaca atau binge-watching Netflix di waktu senggangnya. Ia adalah lulusan Sastra Jepang dan Kajian Gender UI yang memiliki ketertarikan mendalam pada kajian budaya dan peran ibu atau motherhood.
Selama 2025, sejumlah idol coming out sebagai LGBTQ+. Apakah K-Pop betul-betul makin inklusif?
When we call floods and landslides ‘bencana alam’, we may be hiding human responsibility. A
KUHAP baru diklaim modern, tapi dari perspektif perempuan dan anak, sistem hukum acara pidana masih
Kematian tahanan politik Alfarisi bin Rikosen di Rutan Medaeng dianggap janggal. Klaim jaksa dan keluarga
Tahun Baru 2026 dirayakan lebih sunyi sebagai bentuk empati. Tapi apakah solidaritas sungguh hadir?
Ketika ketegasan diukur dari suara dan kecepatan bicara, laki-laki Tuli sering tertinggal dan disalahpahami.
Tak mudah bagi Kristina dan Nelson mewujudkan kesetaraan gender di Nusa Tenggara Timur. Keduanya menghadapi
Pernikahan dalam film-film Kimo tak pernah rukun, adem-ayem, dan bahagia selamanya. Bahkan seringnya jadi sumber
Banjir bandang di Sumatera bukan sekadar bencana alam. Ia membuka luka yang lebih dalam: bagaimana
Menonton dan mendengar dinamika industri musik kita selama 2025 bisa jadi eskapisme menyenangkan, meski ya
Dari banjir besar Sumatera, #ResetIndonesia, hingga maraknya femisida, 2025 dipenuhi krisis yang membuka ulang pertanyaan
Bosan dengan bacaan yang itu-itu saja? Kami mengurasi lima buku dari #MadgeReview yang bisa jadi
Mulai dari trauma para tenaga medis, ketamakan orang-orang Hollywood, hingga pengacara yang perjuangkan hak buruh.
Ada lima film Indonesia pilihan #MadgeReview sepanjang 2025. Dari ‘Sore: Istri dari Masa Depan’ bergenre
Tren perempuan solo traveling hingga girls trip makin meningkat, tapi faktor keamanan masih jadi pertimbangan.
Hanya perempuan yang bisa hamil, melahirkan, dan menyusui. Namun, bukan berarti mereka harus melakukannya jika
Banyak orang menikah karena alasan-alasan absurd nan menyedihkan. Simak alasan-alasan menikah yang salah, sebagai pengingat
Meski bernilai ekonomi, kerja-kerja perawatan kerap dianggap remeh. Tak cuma oleh negara, perusahaan, tapi juga