26/09/2026
Culture Prose & Poem

Puan Geliat Kelam Malam

Magdalene juga menerima kontribusi berupa puisi seperti yang satu ini.

  • June 13, 2019
  • 1 min read
  • 1,029 Views
Puan Geliat Kelam Malam

 

Di atas ranjang berderik di bawah semburat temaram purnama,

Peluh dan lenguh menelisik kelopak sanggama demi selembar angka.

Erang dan gerayang sesap atma pada pucuk-pucuk geliat malam,

Merebah segenap nestapa dalam bebat selimut dan sudut pelupuk mata.

 

Noda bengis dan serapah mencengkeram serumpun helai pengap harap haluan.

Kidung-kidung penghiburan didendang kesiur angin dan dinding kalam.

Menggeligis remai tungkai kaki tercabik seperdu hardik oleh para wali tuhan,

atas selaput koyak moralitas yang telah tercoreng.

 

Mohonnya tak bertepi, meski angkuh mereka senantiasa merajai

Namun raung rengek tangis bayi butuh diredam sebotol perah dan sesuap nasi

 

Tersuruk-suruk berlari,

Bukan pendar sang surya yang dicari.

Cukup lengkung sabit dalam genggam, maka semuanya telah tercukupi.

Barangkali sembur kutuk mendabik muka tak lagi banyak berarti

Sebab segelintir sembilu berlabuh singgah dan esok lusa boleh jadi berlayar pergi

 

Puan geliat kelam malam, engkau benar perihal rumpang,

Bahwa utuh hanya sebatas legenda karangan pembual.

Kita tidak kembali seperti sediakala kita datang,

Selalu ada yang terpatri dan tertinggal.

Kita tidak pernah tetap perawan kembang,

Sebab ada satu-dua hal yang pernah kita lacurkan.

 

Dan apa yang tersisa bukan semata cacat rupa,

Hanya rekam jejak peristiwa manusia pernah dibawa ke mana.

About Author

Eva Yuanda

Leave a Reply

Click to access the login or register cheese

Royal ID adalah kunci utama akunmu. Di situs top up royal dream yang benar, Royal ID hanya dipakai untuk mengirim koin ke karakter yang tepat, bukan untuk mengakses akun. Tidak ada alasan bagi layanan mana pun untuk meminta password, PIN, atau kode OTP yang kamu terima lewat SMS. Kalau ada yang meminta hal itu, itu tanda bahaya dan sebaiknya segera ditinggalkan.