Lifestyle

5 Pertanyaan Nyebelin Saat Lebaran dan Cara Menghadapinya

Sudah siap bertemu dengan keluarga besar? Ini 5 pertanyaan yang bikin deg-degan di hari lebaran. Yuk siapkan jawabannya dari sekarang!

Avatar
  • April 13, 2023
  • 5 min read
  • 967 Views
5 Pertanyaan Nyebelin Saat Lebaran dan Cara Menghadapinya

Lebaran merupakan momen yang dinanti-nanti oleh banyak orang di Indonesia. Selain sebagai momen untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan teman-teman, Lebaran juga menjadi momen untuk merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Namun, di balik kebahagiaan dan kebersamaan yang dihadirkan oleh Lebaran, seringkali juga terdapat pertanyaan-pertanyaan nyebelin saat lebaran yang membuat suasana menjadi tidak nyaman.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari pertanyaan tentang pekerjaan, pasangan, hingga kehidupan pribadi seseorang. Sebagai orang yang ditanyai, seringkali kita merasa tidak nyaman atau terbebani dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Oleh karena itu, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai beberapa pertanyaan nyebelin saat Lebaran dan bagaimana cara menghadapinya agar suasana Lebaran tetap nyaman dan menyenangkan.

 

 

5 Pertanyaan Nyebelin Saat Lebaran

  1. Apa yang baru?

Setelah lama tidak bertemu, pertanyaan ini sering kali dilontarkan oleh kerabat yang kamu temui saat Lebaran. Meskipun terdengar seperti pertanyaan yang wajar, namun kadang pertanyaan ini membuatmu kesulitan menjawabnya. Ada baiknya kamu menyiapkan jawaban singkat mengenai perkembangan terbaru dalam hidupmu sebelum bertemu dengan keluarga.

Baca Juga: Setop Bilang Usia 25 Idealnya Punya..

  1. Sudah menikah?

Pertanyaan yang seringkali juga menjadi nyebelin saat Lebaran adalah pertanyaan tentang status pernikahan seseorang. Terlebih lagi jika seseorang belum menikah dan seringkali mendapatkan pertanyaan tersebut dari keluarga atau tetangga yang merasa wajib menanyakan hal tersebut.

Namun, sebenarnya pertanyaan tentang status pernikahan seseorang sebenarnya bisa menjadi kesempatan untuk berbicara tentang rencana dan harapan di masa depan. Kita bisa menjelaskan bahwa saat ini belum menikah karena masih fokus pada karir atau ingin menemukan pasangan yang tepat. Atau bahkan bisa menjelaskan rencana untuk menikah di masa depan dan apa saja yang perlu dipersiapkan.

Namun, jika merasa terganggu dengan pertanyaan tersebut, kita bisa dengan sopan mengatakan bahwa kita masih belum ingin membicarakan hal tersebut atau sedang mencari waktu yang tepat untuk membicarakannya. Hal terpenting adalah tetap menjaga suasana agar tetap nyaman dan tidak ada yang merasa tersinggung.

  1. Kapan hamil?

Pertanyaan kapan punya anak mungkin akan terdengar sangat sensitif, terutama bagi pasangan yang baru menikah. Namun, tidak jarang kerabat yang bertanya tanpa memikirkan efeknya. Kamu sebaiknya menanggapinya dengan bijak dan menjawab dengan jujur. Namun, jika kamu merasa terganggu dengan pertanyaan tersebut, kamu juga bisa mengalihkan topik pembicaraan ke hal-hal lain.

  1. Kok masih belum punya pacar?

Pertanyaan tentang kenapa masih belum memiliki pacar juga seringkali menjadi pertanyaan yang nyebelin saat Lebaran. Terlebih lagi jika seseorang merasa tertekan oleh harapan dan ekspektasi keluarga atau masyarakat sekitar.

Namun, sebenarnya pertanyaan ini bisa menjadi kesempatan untuk berbicara tentang preferensi dan harapan kita dalam mencari pasangan yang tepat. Kita bisa menjelaskan bahwa saat ini masih belum menemukan seseorang yang cocok atau sedang fokus pada pengembangan diri dan menjalani aktivitas yang membuat kita bahagia.

Namun, jika merasa terganggu dengan pertanyaan tersebut, kita bisa dengan sopan mengatakan bahwa kita masih belum ingin membicarakan hal tersebut atau sedang mencari waktu yang tepat untuk membicarakannya.

Baca Juga: Kapan Lulus’, Pertanyaan Basi Mahasiswa Tingkat Akhir yang Tak Simpatik

  1. Gajinya berapa?

Pertanyaan tentang berapa gaji yang diterima juga seringkali menjadi pertanyaan yang nyebelin saat Lebaran. Terlebih lagi jika seseorang merasa tidak nyaman atau tidak ingin membahas masalah keuangan di hadapan keluarga atau kerabat.

Namun, sebenarnya pertanyaan ini bisa menjadi kesempatan untuk membahas rencana keuangan dan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Kita bisa menjelaskan bahwa gaji yang diterima sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau sedang berusaha meningkatkan penghasilan melalui usaha sampingan atau pendidikan tambahan.

Cara Tepat Menghadapi Pertanyaan Nyebelin Saat Lebaran

Menghadapi pertanyaan nyebelin saat Lebaran memang tidak mudah, terutama ketika topik yang dibicarakan bersifat pribadi dan sensitif. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi pertanyaan tersebut.

Pertama, kamu bisa menjawab dengan santun dan sopan. Berikan jawaban yang singkat namun jelas, sehingga orang yang bertanya merasa terpuaskan dan kamu pun tidak merasa terbebani dengan pertanyaannya. Jangan lupa untuk tetap mempertahankan kesopanan dan tidak mengeluarkan kata-kata yang kasar atau menyakiti perasaan orang lain.

Kedua, kamu bisa mengalihkan pembicaraan ke topik lain yang lebih nyaman untuk dibahas. Misalnya, kamu bisa membicarakan tentang rencana liburan atau kegiatan yang akan kamu lakukan setelah Lebaran. Dengan cara ini, kamu bisa memindahkan fokus pembicaraan ke topik yang lebih positif dan menyenangkan.

Baca Juga: Refleksi Setelah Lebaran: Konsisten Menjadi Diri Sendiri

Ketiga, kamu juga bisa mengatakan dengan jelas bahwa kamu tidak ingin membahas topik tersebut atau memberikan jawaban singkat yang sopan. Jangan merasa terpaksa untuk menjawab pertanyaan yang membuatmu merasa tidak nyaman atau tidak enak. Ingatlah bahwa kamu juga berhak untuk menjaga privasi dan tidak ingin membicarakan topik tertentu.

Terakhir, jika kamu merasa terus-menerus ditanyai pertanyaan yang sama, kamu bisa meminta untuk mengalihkan pembicaraan ke topik lain atau mengakhiri pembicaraan tersebut. Jangan ragu untuk mengambil inisiatif dalam mengatur pembicaraan dan memastikan suasana Lebaran tetap nyaman dan menyenangkan untuk semua orang.

Dengan menghadapi pertanyaan nyebelin saat Lebaran dengan cara yang tepat dan sopan, kamu bisa menjaga keharmonisan hubungan dengan keluarga dan teman-teman. Ingatlah bahwa Lebaran adalah momen yang spesial untuk berkumpul dan saling berbagi kebahagiaan, bukan untuk membuat orang lain merasa tidak nyaman.


Avatar
About Author

Kevin Seftian

Kevin merupakan SEO Specialist di Magdalene, yang sekarang bercita-cita ingin menjadi dog walker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *