Gender & Sexuality Issues

5 Artikel Pilihan Sepekan: Debat Cawapres, Tobat Ekologi, Sampai Spanduk Caleg “Mama Semok”

Redaksi Magdalene merangkum lima berita pilihan untuk pekan ini, mulai dari catatan debat cawapres, siapa tom lembong, sampai spanduk caleg "Mama Semok".

Avatar
  • January 27, 2024
  • 3 min read
  • 1203 Views
5 Artikel Pilihan Sepekan: Debat Cawapres, Tobat Ekologi, Sampai Spanduk Caleg “Mama Semok”

1Sirkus dalam Debat Terakhir Cawapres 2024: Luber Gimik, Minim Misi dan Solusi Nyata

Debat cawapres terakhir kemarin lebih hadir sebagai hiburan sirkus, ketimbang arena substansial menyampaikan visi-misi dan menjawab masalah.

Secara keseluruhan, debat malam itu berjalan serba-tanggung. Format yang dipakai KPU dalam debat-debat ini memang harus diakui tak akan bisa menampung tema berlapis yang selalu dijejalkan dalam durasi yang minim. 

 

 

Dalam debat yang bertema: pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa, ada banyak topik yang akhirnya luput diangkat dan dikritisi. Salah satunya adalah persoalan udara bersih. Polusi di Jakarta bahkan sudah dianggap berbahaya dan jadi sorotan internasional. 

Selain itu, dampak perubahan iklim juga banyak yang tak disebut. Padahal, perubahan iklim ini berpengaruh besar pada cuaca yang membuat banyak wilayah di Indonesia kekeringan dan akses air bersih sulit, tanah turun, hingga banjir. Jika tak dihadapi dengan kebijakan yang tepat dan efektif, masyarakat juga yang akan menderita.

Baca selengkapnya di sini.

2. Mengenal “Tobat Ekologi”, Istilah yang Dilempar Cak Imin Saat Debat Cawapres

Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sempat menyinggung istilah tobat ekologi di debat keempat Pilpres 2024, Minggu (21/1) lalu. Tema debat malam itu adalah pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, serta masyarakat adat dan desa.

Lewat segmen kelima, Cak Imin mengingatkan Indonesia saat ini sedang mengalami ancaman bahaya lingkungan dan krisis iklim dalam beberapa tahun terakhir. Dia menyoroti pemanasan global sebagai salah satu biang kerok gagal panen, gagal tanam, dan masalah lainnya.

Baca selengkapnya di sini.

3. Siapa Tom Lembong? Dari Mantan Menteri Jokowi Sampai jadi Timses Anies

Nama Tom Lembong viral usai Debat Cawapres yang berlangsung Minggu 21 Januari 2024. Ia merupakan salah satu anggota timses dari paslon nomor 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Tom Lembong banyak mengenyam bangku sekolah di luar negeri. Beliau menghabiskan sebagian masa kecilnya di Jeman sampai usia 10 tahun. Dan setelah kembali ke Indonesia, ia lalu bersekolah di Regina Pacis Jakarta, dari SD sampai dengan SMP.

Lalu waktu SMA, Tom pindah ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Dikutip dari Kontan, Klarifikasi soal investasi unicorn Indonesia, begini sepak terjang Thomas Lembong, kemudian, Tom kuliah dengan jurusan bidang arsitektur dan perancangan kota di Universitas Harvard dan lulus pada tahun 1994.

Baca selengkapnya di sini.

4. Kenali Misinformasi ODGJ Ketika Pemilu

Menjelang Pemilu, masyarakat kerap menjumpai beragam misinformasi di media sosial, salah satunya isu tentang keterlibatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam pemilu secara tidak sah. Bentuk misinformasi seperti ini tidak hanya berpotensi merugikan ODGJ secara langsung, namun juga merusak integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap Pemilu.

Jumlah penderita kesehatan jiwa di Indonesia sendiri cukup banyak. Saat ini prevalensi atau angka kejadian orang dengan gangguan jiwa di Indonesia adalah 1 dari 5 penduduk. Artinya, sekitar 20 persen populasi di Indonesia mempunyai potensi masalah gangguan jiwa.

Baca selengkapnya di sini.

5. Baliho ‘Mama Semok’ dan ‘Mama Muda’: Benarkah Ini Objektifikasi dan Seksualisasi Diri?

Berkendara di sekitar kawasan pintu tol Cisalak-Sukmajaya, Depok, Jawa Barat belakangan jadi berbeda. Menuju pemilihan umum atau pemilu 2024, kawasan ini berubah total jadi “surganya” para calon anggota dewan legislatif (caleg). Baliho dari berbagai ukuran yang berisi jargon menyelimuti kawasan ini dari segala penjuru.

Dari puluhan baliho itu, ada satu yang menonjol. Baliho itu milik Lydia Octavia, caleg DPRD Kota Depok, Dapil Sukmajaya yang terpasang sejak pertengahan Januari. ‘Mamah Semok’ Siap Melayani Depok begitu bunyi jargon kampanye Lydia. Jargon itu diletakkan persis di sebelah potret pribadinya dengan sosok Kaesang dan Jokowi berada di belakang.

Baca selengkapnya di sini.


Avatar
About Author

Magdalene

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *