Women Lead
August 09, 2021

5 Karakter Perempuan Tangguh dalam ‘My Hero Academia’

Berikut ini beberapa karakter favorit saya dalam semesta Boku No Hero Academia, yang tak hanya kuat, tetapi juga memiliki latar belakang yang...

by Jonesy
Lifestyle
Karakter Perempuan Boku No Hero Academia Ochako Uraraka
Share:

Ketika membicarakan tentang anime dengan genre shonen, ada beberapa trope atau tema cerita favorit yang sering kali diangkat. Salah satu yang paling sering saya temukan adalah cerita protagonis yang ingin menyelamatkan dunia atau ingin berguna untuk sekitarnya.  

Nah tema ini pun juga diangkat dalam anime Boku No Hero Academia (BNHA) atau My Hero Academia, sebuah anime yang diadaptasi dari judul manga sama karya Kohei Horikoshi. Walaupun tema yang diangkat sudah menjadi tema umum dalam genre shonen, Horikoshi tak hanya menonjolkan satu karakter saja, tetapi semua karakter ia buat memiliki potensi masing-masing untuk berkembang menjadi seorang superhero tangguh.

Sinopsis Boku No Hero Academia

Dalam semesta Boku No Hero Academia, sebagian besar manusia memiliki kemampuan yang bisa mereka kembangkan menjadi sebuah superpower yang disebut dengan quirk. Kemampuan ini muncul pada usia empat tahun. Setiap orang ingin sekali menjadi seorang pahlawan termasuk Izuku Midoriya. 

Baca Juga: Anime ‘Jujutsu Kaisen’ Tampilkan Karakter Perempuan Tangguh

Izuku merupakan seorang remaja laki-laki yang bertekad untuk menjadi seorang pahlawan. Akan tetapi, sayangnya ia tidak memiliki quirk seperti orang-orang di sekitarnya. Hal ini membuatnya menjadi bahan rundungan teman-temannya. 

Suatu hari, hidup Izuku berubah ketika ia berada dalam bahaya dan bertemu dengan pahlawan nomor satu bernama All Might. Dari pertemuan itu, melihat semangat Izuku, All Might memberi kekuataannya pada Izuku. Kemudian, dimulailah petualangan Izuku menjadi pahlawan nomor satu dan masuk ke sekolah yang khusus untuk mencetak pahlawan-pahlawan super. 

Tema utama dari anime ini menurut Horikoshi adalah “apa yang membuat seseorang menjadi seorang pahlawan?”. Oleh sebab itu, alasan tiap karakter ingin menjadi seorang pahlawan berbeda-beda. Dalam semesta BNHA, tak hanya laki-laki saja yang bisa menjadi pahlawan super, tetapi perempuan pun bisa membuktikan mereka dapat berdiri setara sebagai seorang pahlawan. 

Berikut ini beberapa karakter perempuan favorit saya dalam semesta Boku No Hero Academia, yang tak hanya kuat, tetapi juga memiliki latar belakang yang beragam serta menarik.   

Ochako Uraraka

Ochako Uraraka merupakan salah satu karakter perempuan dalam Boku No Hero Academia yang menjadi sahabat dari Izuku Midoriya di sekolah U.A High School. Quirk yang ia memiliki membuat semua benda yang ia sentuh melayang di udara.  Ochako merupakan pribadi yang hangat serta ceria, dan melihat semua dengan sisi empati. Oleh sebabnya, ia dekat dengan semua orang dan memahami situasi tiap teman-temannya. 

Baca Juga: 6 Rekomendasi Manga Reverse Harem Terbaik 2021

Karena berasal dari keluarga kurang berada, Ochako berusaha keras untuk menjadi seorang pahlawan agar ia bisa membahagiakan orang tuanya. 

Tsuyu Asui

Tsuyu merupakan karakter yang selalu berbicara secara blak-blakan dan tidak takut untuk memberikan pendapatnya. Karena orang tuanya sangat sibuk bekerja, ia lah yang bertugas untuk mengurus adik-adiknya. Karena itu, Tsuyu terlihat lebih dewasa dari teman-teman seusianya.

Sifatnya yang blak-blakan membuat ia sering disalahpahami oleh teman-temannya. Padahal, Tsuyu hanya bermaksud untuk mengingatkan untuk jangan mengambil keputusan ketika sedang emosi. 

Baca Juga: 7 Serial Anime Netflix Terlaris dengan Beragam Karakter Perempuan

Tsuyu memiliki kemampuan intelegensi yang tinggi serta mahir dalam pertarungan jarak dekat. Berkat frog quirk-nya, Tsuyu juga memiliki kemampuan berkamuflase dan berenang dengan kecepatan tinggi. 

Mina Ashido 

Mina adalah remaja perempuan yang sangat ceria dan selalu tersenyum. Walaupun kemampuan akademiknya menyedihkan, Mina sangat jago menari dan selalu bersikap perfeksionis ketika mengajarkan orang lain menari. Sebelum masuk ke U. A High School, Ia selalu membantu anak-anak yang mengalami perundungan, dan juga berhasil meyakinkan para pelaku perundungan untuk tidak mengulangi perbuatannya. 

Walaupun dalam hal bertarung Mina memang kurang jago, Mina menutupi kekurangannya itu dengan refleks tubuh yang cepat serta acid quirk-nya. Quirk itu membantu Mina untuk membuat sebuah cairan asam yang bisa melindunginya dari serangan musuh. 

Kyoka Jiro

Berbeda dari teman-temannya, Kyoka memiliki sifat yang pragmatis dan terlihat tidak antusias dengan kehidupan yang ia jalani. Walaupun terlihat tidak bersemangat di hadapan teman-temannya, Kyoka sebetulnya sangat pintar dalam mengorganisasi rekannya dan selalu menjelaskan ide-idenya secara mudah agar lebih dimengerti teman-temannya. 

Tidak hanya terlihat tidak bersemangat, Kyoka juga terlihat seperti tidak peduli pada teman-temannya, padahal sebenarnya ia peduli kok dengan teman-temannya. Cuma, ya terlihat sangat  tsundere saja.

Baca Juga: Rekomendasi Anime Bertema ‘Magical Girl’ dari Masa ke Masa

Seperti halnya Tsuyu, Kyoka juga memiliki intelegensi yang tinggi. Walaupun ia tak terlalu oke dalam pertarungan jarak dekat, Kyoka memperkuat serangannya dengan kemampuan quirk-nya yang berbentuk seperti earphone jack. Earphone tersebut dapat menghasilkan gelombang suara yang kuat dan dapat membuat sebuah gempa dipermukaan tanah, dan menghancurkan formasi musuh.  

Momo Yaoyorozu

Momo merupakan orang yang sangat bijaksana dan berbakat dalam memimpin teman-temannya. Dalam situasi genting, ia dapat bersikap tenang dan tetap fokus. Walaupun sering melontarkan komentar pedas ketika temannya berbuat kesalahan, Momo juga membantu teman-temannya untuk meningkatkan kemampuan mereka untuk menjadi seorang pahlawan hebat. 

Momo merupakan salah satu siswa terkuat di U.A High School, dan sangat jago dalam bertarung. Kemampuannya diakui ketika ia berada di posisi pertama dalam Quirk Apprehension Test. Momo juga memiliki quirk berupa creation, yang membantunya untuk membuat sesuatu dari struktur kulit lemaknya. Namun, untuk membuat sebuah benda, ia harus mengonsumsi banyak makanan. Ini menjadi suatu kelemahannya, yakni ketika ia terlalu banyak membuat sebuah objek, hal ini akan memakan banyak kalori di tubuhnya dan membuat ia melemah dan kekurangan darah.