Women Lead
August 20, 2021

Perjalanan ‘Self Healing’ Saya dalam Lima Babak

Saya ingin berbagi 5 tips untuk menyembuhkan diri (self healing) dari gangguan kesehatan mental. Semoga kamu pun bisa melaluinya.

by Jonesy
Lifestyle // Health and Beauty
Tips Self Healing agar Kesehatan Mental Terjaga
Share:

Sudah hampir tiga tahun saya memiliki gangguan depresi dan kecemasan, dan hampir selama itu pula saya mencari cara untuk terbebas dari gangguan tersebut. Ketika pandemi COVID-19 menghantam, kesehatan mental saya semakin memburuk dan tahun lalu saya hampir satu bulan, saya harus istirahat total dari semua pekerjaan. Dalam satu bulan itu, banyak hal yang saya lakukan, seperti cek rutin ke psikiater dan psikolog saya, minum obat, dan melakukan self healing lainnya. 

Saya sadar, tahun lalu merupakan titik terendah saya, dan setiap hari saya dilingkupi rasa cemas dan depresi berkepanjangan. Saya merasa tidak berguna dan terkadang berpikir apakah memang lebih baik mati ketimbang meneruskan hidup. Namun, perlahan-lahan saya mulai bangkit dan mencoba mencari pemicu dari hal-hal yang saya rasakan. 

Proses self healing pun saya jalani kendati prosesnya begitu berat. Ketika obat psikiatri saya habis, saya mencoba putus obat setelahnya, dan memantau bagaimana perkembangan naik turunnya perasaan dan mood. Dari September hingga Desember tahun lalu, saya mencoba mengenal diri saya sendiri, dan apa yang diinginkan dan tidak diinginkan oleh tubuh saya. Walaupun sulit, proses self healing ini sangat membantu untuk memperbaiki kesehatan mental saya. 

Apa itu self healing? Lalu apa yang sebenarnya saya lakukan ketika self healing? Dikutip dari laman Psychology Today, self healing artinya menerima diri kamu dari fisik, psikis, hingga spiritual. Self healing juga diartikan sebagai memperlakukan diri kamu dengan baik, lembut, dan mendukung dirimu seperti kamu mendukung orang-orang yang membutuhkanmu. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kesehatan tubuh dan mental kita.

Hal ini memang lebih mudah untuk dibicarakan ketimbang dipraktikkan, sebab saya sudah mengalaminya tahun lalu. Namun, bukan berarti hal ini tidak mungkin dijalankan. Bagi saya sendiri, self healing merupakan proses yang setiap hari saya lakukan, bukan cuma hal yang sekali dua kali dilakukan. Selain itu, apa yang saya lakukan dalam proses self healing, belum tentu sama dengan yang dilakukan oleh teman saya atau orang lain. 

Baca juga: Dilema Pacaran dengan Pengidap Gangguan Kesehatan Mental

Tujuannya memang sama, tetapi jalan yang ditempuh oleh tiap individu dalam melakukan self healing berbeda-beda. Dalam prosesnya, saya tetap berkonsultasi dengan psikolog saya untuk mendapatkan arahan dan juga untuk memantau sejauh mana saya sudah berhasil untuk beranjak dari fase depresi saya. 

Di awal 2021, saya memutuskan untuk perlahan-lahan mengubah pola hidup saya, mulai dari asupan makanan, jadwal tidur, hingga olahraga. Sampai detik ini, sudah hampir delapan bulan sejak saya mengubah pola hidup saya sebagai bentuk self healing. Hasilnya, saya semakin membaik dari hari ke hari.

Namun, perlu kamu ingat bahwa setiap orang memiliki fase yang berbeda-beda untuk melakukan self healing, anggaplah ini sebuah perjalanan yang perlahan-lahan akan membawamu ke sebuah tujuan.  

Tips Self healing Agar Kesehatan Mental Terjaga 

Dari pengalaman saya melakukan self healing, saya pun merangkumnya dalam beberapa tips untuk membantu teman-teman yang ingin melakukan hal yang sama. Berikut ini beberapa hal yang saya lakukan dalam proses saya menjaga kesehatan mental saya. 

1. Kenali dan jauhi hal-hal yang memicu kecemasan dan depresi

Awal mula memulai self healing, yang pertama kali saya lakukan adalah mengenali diri saya dan apa saja yang memicu kecemasan sana dan depresi saya. Walaupun agak sulit dan sangat melelahkan, saya perlu mengetahui hal ini. Ternyata, setelah saya amati kembali ada beberapa hal yang sangat memicu kecemasan saya, salah satunya adalah media sosial.

Saya pun mulai melihat akun-akun yang membuat saya cemas, dan memutuskan untuk un-follow akun-akun itu. Selain itu, saya juga mengimbangi dengan mengikuti akun memberdayakan serta akun binatang lucu seperti anjing atau kucing, agar hati lebih tenang.

2. Puasa gawai dan media sosial sangat membantu self healing

Selain un-follow akun yang bikin cemas, saya juga membatasi waktu saya untuk menggunakan media sosial. Sebelum ini, saya juga mengikuti cara reporter Magdalene untuk puasa gawai sebelum tidur, dan hasilnya sangat membantu saya untuk mengurangi rasa cemas berlebihan.

Baca juga: Dibilang Pengecut karena Pakai Fitur Blokir? Bodo Amat!

3. Menuliskan perasaan saya di buku diary 

Tidak semua hal yang saya rasakan bisa saya utarakan di media sosial saya, oleh sebabnya saya memilih untuk menuliskannya di buku diary. Ketika menulis diary, apapun yang saya rasakan saat itu saya tuangkan semuanya dalam tulisan. Mau satu kata atau pun berhalaman-halaman, pokoknya saya perlu menuliskannya dalam diary tersebut. Setelahnya, saya merasa lebih lega dan tenang.  

4. Tidak begadang dan rutin tidur pada jam 9-10 malam

Dalam kasus saya, salah satu pemicu kecemasan saya adalah begadang. Oleh sebabnya, dari awal tahun ini saya mulai mengubah jam tidur saya, dan berusaha untuk tidur lebih awal. Saya pun memutuskan untuk menutup laptop di jam tujuh malam, dan setop menggunakan ponsel di jam delapan malam. Ketika menunggu jam tidur, saya memutuskan untuk menonton televisi atau membaca novel. Saran saya, jangan melakukan aktivitas-aktivitas ini di tempat tidur, karena ini malah membuatmu jadi sulit untuk merasa mengantuk. 

5. Tips self healing terkahir, mengubah pola makan dan olahraga

Terakhir, dalam melakukan self healing saya juga mengubah pola makan dan jadwal olahraga saya. Dalam pola makan yang baru ini, saya menghindari makanan ringan dan minuman bersoda dan minum kopi. Hal ini juga salah satu fase yang sulit, tetapi perlu dilakukan karena dalam kasus saya, beberapa makanan sangat memicu mood dan hormon saya. 

Baca juga: Cari Validasi dari Diri, Bukan Instagram Story

Selain mengatur makan, saya juga semakin membiasakan untuk berolahraga. Awalnya, satu minggu dua kali, lalu berlanjut ke satu minggu tiga kali, dan saat ini  jadwal olahraga saya empat hingga lima kali dalam satu minggu. 

Semoga berguna tipsnya. Semoga kamu berhasil ya melakukan perjalanan self healing ini. Peluk jauh dari kami.