Women Lead
August 09, 2021

Fakta Menarik tentang Kim Taehyung, Senimannya BTS

Kim Taehyung atau V adalah pelukisnya grup idola BTS yang karyanya terinspirasi dari lukisan seniman ternama Jean-Michel Basquiat dan Egon Schiele.

by Tabayyun Pasinringi, Reporter
Lifestyle
Fakta Menarik tentang Kim Taehyung BTS
Share:

Kim Taehyung atau dikenal dengan nama panggungnya V sering disebut sebagai anak artsy-nya grup idola BTS. Label yang diberikan penggemarnya, ARMY, itu tidak lepas dari pengakuan Taehyung sebagai fanboy dua pelukis legendaris, Jean-Michel Basquiat dari AS dan Egon Schiele dari Austria. Dari segi gaya lukis, karya keduanya memang tampak berbeda, terlebih lagi mereka hidup di periode yang terbentang jauh sampai 70 tahun. Schiele terkenal dengan lukisan figur seseorang yang ‘acak-acakan’ untuk standar tahun 1910-an. Sementara, Basquiat yang populer di tahun 1980-an terkenal dengan aliran primitivisme dan kontemporer. 

Namun, benang merah yang membuat keduanya ‘serupa tapi tak sama’ adalah aliran ekspresionisme atau menunjukan dunia/seseorang dengan cara yang terdisorientasi. Aliran itu umumnya digambarkan dengan lukisan The Scream oleh Edvard Munch. Tetapi, untuk Basquiat alirannya condong pada neo-expressionism, sehingga membuat karyanya lebih abstrak daripada Schiele yang jauh lebih ‘kalem’   . 

Ekspresionisme tersebut kemudian menjadi acuan Taehyung mengekspresikan dirinya di kanvas. Karenanya, karya lukis Taehyung fokus pada penggambaran wajah seseorang yang abstrak dengan warna-warna primer, merah, kuning, dan biru. Namun, jika menelisik lebih dalam, Taehyung banyak mengadopsi gaya dari Basquiat. Wajah yang dilukisnya terdisorientasi dengan warna mentereng, sehingga karyanya lebih cocok untuk dilabeli sebagai neo-expressionism

Kegemarannya pada lukisan kontemporer dan abstrak itu juga yang membuat nama Marc Dominus, pelukis berusia 68 tahun dari Dallas, AS melejit di ranah global. Mengutip dari Koreaboo, BTS tidak ‘sengaja’ mampir di Kettle Art Gallery, Dallas pada 2018. Di sana Dominus yang hanya menjual lukisan untuk teman-temannya saja menjual dua karyanya sebesar US$450 atau Rp6,4 juta per lukisan. Dominus mengatakan, itu merupakan pengalaman tidak terlupakan baginya. 

“Malam itu saya tidak hanya menjual lukisan untuk orang asing, tapi dua lukisan untuk penyanyi yang sangat terkenal,” ujarnya. 

Tidak hanya lukisan, sama seperti adik kecilnya BTS Jungkook, laki-laki berusia 25 tahun itu juga menunjukkan ketertarikan untuk fotografi. Secara gamblang karya foto yang diunggahnya di media sosial tampak sekadar sebagai sebuah pemandangan, tetapi sebenarnya menunjukkan karya aliran minimalisme atau foto yang hanya fokus pada satu objek. 

Karya dan aliran itu juga terinspirasi dari fotografer Australia, Ante Badzim yang terkenal dengan gaya minimalis dan white/bare aesthetic pada fotonya. Saking gemarnya pada Badzim, Taehyung membuat nama baru, yaitu Vante gabungan dari nama Badzim dan Taehyung. Nama itu ia gunakan untuk mempromosikan karya seninya, baik foto maupun lukisan. Di sisi lain, Vante juga disebut gabungan dari nama Taehyung dan pelukis Vincent Van Gogh yang juga digemarinya. 

Baca juga: BTS dan Bagaimana Idola Membantu Kesehatan Mental 

Dalam sebuah acara fansign atau perhelatan tanda tangan antara idola dan penggemar di Korea Selatan pada 2019, Taehyung mengatakan berencana membuat galeri seni Vante 20 tahun nanti. 

Menanggapi tentang hasil karya seninya, Taehyung lewat akun Twitter BTS mengatakan: “Ini adalah hobi yang selalu saya lakukan. Saya telah mengumpulkan karya-karya yang bagus untuk diunggah [ke media sosial].”

Kim Taehyung Anggota Rahasia BTS

Jauh sebelum menjadi senimannya BTS, Taehyung adalah anak petani dari Daegu yang bermimpi menjadi musisi. Ia pun belajar memainkan alat musik saksofon untuk meraih mimpinya itu. Namun, alih-alih menjadi pemain alat musik tiup terkenal, anak pertama dari tiga bersaudara itu ‘tanpa sengaja’ menjadi idola. 

Dikutip dari Stylecaster, pada akhir 2011 Taehyung menemai seorang kawan untuk mengikuti audisi Big Hit Entertainment, sekarang HYBE Entertainment, di Daegu. Namun, seseorang dari tim pencari bakat itu melihat Taehyung dan mengajaknya untuk ikut audisi. Ia lalu menelpon ayahnya untuk meminta restu. Taehyung yang berusia 15 tahun itu kemudian dinyatakan lolos audisi dan berangkat ke Seoul untuk menjalani masa latihannya. Di sana ia menjadi anggota keenam BTS dan membangun persahabatan dengan Jimin yang menjadi teman seusia dan sekolahnya. 

Meskipun begitu, sebelum debut Taehyung menjalani perlakuan berbeda dari teman-teman grupnya. Ketika keenam anggota lain diperkenalkan menggunakan video atau Vlog tentang keseharian dan perjalanan musik mereka sejak 2012, Taehyung harus ‘menepi’ dan disembunyikan dari mata publik. Saat itu Taehyun digadang-gadang sebagai anggota atau senjata rahasianya BTS. Pengalaman tersebut menjadi sesuatu hal yang pedih untuk Taehyung. 

Baca juga: Min Hee-jin, Eksekutif Perempuan di Balik Konsep Unik Grup K-Pop

“Sejujurnya, ketika mereka bilang saya adalah anggota rahasia [hidden member] saya merasa akan dikeluarkan dari tim,” ujarnya dikutip dari Rolling Stone

Situasi untuk Taehyung sebelas hari sebelum debut pada 2013. Big Hit akhirnya merilis foto Taehyung atau V sebagai anggota yang melengkapi line-up BTS. Hari itu menjadi momen bahagia untuk Taehyung karena akhirnya ia dapat ikut melakukan aktivitas bersama anggota lainnya tanpa harus disembunyikan. Bang Si-hyuk, CEO dari HYBE mengatakan, memang sengaja menyembunyikan V karena menyiapkannya sebagai kejutan terakhir sebelum BTS debut untuk para penggemar. 

“V memiliki banyak karisma dalam hal penampilan dan perilaku, jadi saya berpikir hal itu akan berdampak ketika dia diumumkan terakhir [sebagai anggota]. Ini menjadi strategi efektif dalam membentuk citra tim secara keseluruhan sekaligus kesan untuk setiap anggotanya,” ujarnya seperti dikutip Koreaboo

Proyek Musik Solo Kim Taehyung

Delapan tahun sejak debut bersama BTS pada 2013, Taehyung juga mulai mengembangkan kariernya. Ia juga menjadi satu-satunya anggota BTS yang pernah bermain dalam drama. Pada 2016 ia menjadi pemeran pembantu dalam K-drama, Hwarang: The Poet Warrior Youth sebagai Han Sung. Di drama itu juga Taehyung berkenalan dengan aktor Park Seo-joon dan menjalin persahabatan dengannya. Pada 2020, Taehyung yang menyanyikan “Sweet Night” OST untuk drama yang dibintangi Park Seo-joon, Itaewon Class

“Sweet Night” bukan proyek musik solo pertama Taehyung. Sebelumnya dalam album Wings ia merilis “Stigma” (2016), “Scenery” (2019), kemudian “Winter Bear” (2019). Suaranya yang berat dan ‘dalam’ juga cocok untuk lagu-lagu dengan tempo lambat, misalnya “Intro:Singularity” (2018) yang membawa genre gabungan jazz dan neo-soul. 

Baca juga: Mengenal Adora, Perempuan Kunci di Balik Kesuksesan BTS

Namun, karyanya yang paling banyak menyentuh penggemarnya adalah “Blue & Grey” dalam album BE (2020) karena Taehyung menumpahkan emosi, mengangkat isu kesehatan mental, dan keresahannya dalam lagu tersebut. Menanggapi tentang lagu tersebut Taehyung mengatakan, inspirasi datang ketika ia bertanya pada dirinya sendiri, mengapa ia merasa tidak bahagia meskipun telah mencapai impiannya menjadi penyanyi. 

“Saya menulis ‘Blue & Grey’ di masa tersulit hidup saya, itu adalah masa di mana saya bertanya apakah saya harus melanjutkan karier ini atau berhenti saja,” ujarnya dikutip dari media The News

Belum lama ini, Taehyung juga mengatakan tahun lalu ia berencana untuk merilis mixtape atau album solonya, seperti yang sudah dilakukan oleh RMJ-Hope, dan Suga. Meskipun begitu, proses produksi yang memakan waktu dan energi banyak membuat Taehyung harus terus mengundur tanggal rilisnya. Belum lagi ia harus membagi waktu untuk produksi album grup dan kegiatan lain bersama BTS. Dalam wawancara bersama Rolling Stone ia mengatakan siap meluncurkan mixtape tersebut tahun ini. 

“Prosesnya memang sulit. Tapi sisi yang baik ialah memberikan saya kesempatan untuk menunjukkan siapa diri saya sebenarnya dan menunjukkan musik tersebut memang memberikan ‘warna’ Kim Taehyung atau V,” ujarnya. 

Tabayyun Pasinringi adalah penggemar fanfiction dan bermimpi mengadopsi 16 kucing dan merajut baju hangat untuk mereka.