07/07/2026
Issues

5 Fakta Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Komentar Taksi Green SM hingga Semua Korban Perempuan

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur menyita perhatian publik. Simak kronologi, dugaan penyebab, jumlah korban, hingga respons Green SM dan pemerintah.

  • April 28, 2026
  • 6 min read
  • 1392 Views
5 Fakta Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Komentar Taksi Green SM hingga Semua Korban Perempuan

Tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasar Turi) dan Commuter Line (Kampung Bandan-Cikarang) di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4),  jadi perhatian publik. Peristiwa yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ini bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga memunculkan banyak pertanyaan dari masyarakat tentang bagaimana insiden tersebut bisa terjadi.

Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Dikutip dari BBC Indonesia, dalam laporan berjudul “Saya pikir saya meninggal” – Apa penyebab kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, dan bagaimana agar tragedi tidak terulang?, dugaan awal menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi karena KRL yang tertabrak sempat berhenti di jalurnya setelah insiden lain lebih dulu terjadi, yakni sebuah taksi mogok yang tertemper KRL di atas rel.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal, yang membuat KRL-nya terhenti,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, kepada media.

Saat KRL itu berhenti, dari arah belakang datang kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek yang melaju di jalur yang sama dan kemudian menabraknya.

Baca Juga: Alasan Di Balik Maraknya Kecelakaan Para Pesepeda

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyebut insiden temperan taksi itu “membuat sistem perkeretaapian di daerah emplasemen Stasiun Bekasi Timur ini agak terganggu”.

Saat ini, PT KAI menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada KNKT. Pihak perusahaan juga menyampaikan “duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini”.

Dari pihak KNKT, tim humasnya mengatakan, “Sejak tadi malam tiga orang investigator kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi. Pagi ini (Selasa 28/04), investigasi akan dilanjutkan”.

Sementara itu, melalui unggahan di Instagram dan Facebook, Green SM Indonesia membenarkan bahwa “taksi hijau” tersebut memang milik mereka.

Green SM Indonesia juga menyatakan tengah berkoordinasi aktif dengan pihak berwenang serta “mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.”

Apa kata Presiden Prabowo soal kecelakaan kereta di Bekasi Timur?

Masih dari BBC Indonesia, saat menjenguk korban luka di RSUD Bekasi, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perlintasan kereta api yang dinilainya masih banyak belum terjaga dengan baik, terutama di wilayah padat seperti Bekasi.

“Kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak terjaga. Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan fly over karena Bekasi ini juga padat, dan kebutuhan kereta api itu sangat penting serta mendesak. Saya sudah setujui agar segera dibangun fly over langsung melalui bantuan Presiden,” ujar Prabowo.

Tak hanya Bekasi, Prabowo juga menyoroti sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang menurutnya memerlukan penanganan serius. Ia menyebut banyak lintasan itu sudah ada sejak zaman kolonial dan belum terselesaikan hingga sekarang.

“Dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun, sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu. Saya akan perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut, apakah dengan pos jaga atau dengan fly over, nanti pelaksanaannya kita tunjuk,” lanjutnya.

Lebih jauh, pemerintah disebut akan menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik sekaligus memperkuat infrastruktur perkeretaapian nasional.

“Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan, karena kereta api sangat penting dan sangat kita perlukan. Sudah berapa puluh tahun hal ini tidak dilakukan, sekarang saatnya kita lakukan,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang mendampingi Presiden Prabowo, mengatakan bahwa pemerintah meminta agar proses penyelidikan dipercepat.

“Investigasi tentu harus dilakukan. Kemudian, beliau (presiden) juga meminta agar dipikirkan langkah antisipasi supaya hal-hal seperti ini tidak terulang kembali,” katanya.

Gerbong Perempuan jadi Bagian Paling Parah

Dikutip dari Suara dalam 9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah, bagian yang mengalami kerusakan paling serius dalam insiden ini adalah gerbong paling belakang KRL, yang diketahui merupakan gerbong khusus perempuan. Karena berada di posisi paling belakang, gerbong ini langsung menerima benturan dari kereta yang datang dari arah belakang.

Akibatnya, banyak korban ditemukan di area tersebut. Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka berat, terjepit, hingga tidak sadarkan diri saat proses evakuasi berlangsung.

Dikutip dari Detik dalam artikel Fakta-fakta Terkini Kecelakaan Kereta di Bekasi, Termasuk Dugaan Penyebabnya, seorang warga bernama Andi menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan tersebut. Ia menyebut bahwa KRL yang tertabrak adalah gerbong perempuan yang berada di bagian paling belakang.

“Yang ditabrak gerbong paling belakang, gerbong khusus wanita itu yang paling belakang,” ujar Andi (42), di Stasiun Bekasi Timur, dikutip Antara, Senin (27/4).

Insiden ini juga menimbulkan korban jiwa dan puluhan korban luka yang hingga kini masih terus didata. Laporan sementara menyebutkan ada korban meninggal dunia, sementara korban lainnya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Sebagian korban mengalami kondisi serius karena terjebak di dalam rangkaian kereta yang rusak. Tim penyelamat bahkan harus memotong bagian gerbong untuk mengevakuasi korban yang terjepit.

Baca Juga: Bergelantung di Kereta India, Sisa Penjajahan yang Mencolok Mata

Data Korban dan Proses Evakuasi

Masih dikutip dari Detik dalam artikel Rangkuman Kecelakaan Kereta di Bekasi: Kronologi, Data Korban, Dugaan Penyebab, data terbaru menunjukkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

“Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).

Seluruh korban meninggal dunia disebut berjenis kelamin perempuan. Hal itu disampaikan langsung oleh Basarnas.

“Seratus persen yang kita evakuasi (korban) perempuan,” kata Kabasarnas Mayjen M. Syafii kepada wartawan di lokasi, Selasa (28/4/2026).

Green SM Buka Suara Soal Taksi yang Ditabrak Kereta Api

Dikutip dari RRI dalam laporan Manajemen Taksi Green SM Buka Suara soal Tabrakan Kereta Bekasi, manajemen taksi hijau Green SM Indonesia akhirnya angkat bicara terkait insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin malam, 27 April 2026.

Pihak manajemen mengatakan sudah menyampaikan informasi terkait kejadian tersebut kepada otoritas berwenang. Mereka juga menegaskan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang sedang berjalan.

Green SM menyebut pihaknya memberi perhatian serius terhadap insiden ini. Dalam pernyataannya, perusahaan menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional layanan transportasi mereka.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen menjaga standar keselamatan melalui sistem operasional dan pengawasan,” tulis manajemen melalui akun Instagram @id.greensm pada Selasa, 28 April 2026.

Selain itu, Green SM juga menyampaikan bahwa mereka akan terus memberikan pembaruan kepada publik secara berkala, setelah data yang tersedia sudah terverifikasi dengan baik.Pernyataan ini menarik banyak perhatian karena tidak mengandung kata maaf dan berbela sungkawa. Selang berapa jam kemudian, pernyataan baru dengan kata bela sungkawa kembali dikeluarkan akun instagram resmi mereka, dengan menutup kolom komentar.

About Author

Kevin

Kevin merupakan SEO Specialist di Magdalene, yang sekarang bercita-cita ingin menjadi dog walker.