03/06/2026
Community Update

L’Oréal Dorong Kesetaraan dan Pemberdayaan Perempuan di Indonesia

L’Oréal Paris menjalankan program Stand Up Melawan Kekerasan Seksual di Ruang Publik untuk meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan.

  • March 12, 2026
  • 3 min read
  • 960 Views
L’Oréal Dorong Kesetaraan dan Pemberdayaan Perempuan di Indonesia

Selama lebih dari 47 tahun beroperasi di Indonesia, L’Oréal menjalankan sejumlah program sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan. Program tersebut mencakup L’Oréal Paris Stand Up, YSL Beauty Abuse Is Not Love, serta Beauty for a Better Life.

Melalui inisiatif tersebut, perusahaan berupaya menghadirkan ruang yang lebih aman bagi perempuan sekaligus memperluas akses terhadap peluang serta pengakuan atas kontribusi mereka di berbagai bidang.

“Bagi kami, merayakan perempuan bukan sesuatu yang musiman, tetapi bagian dari identitas perusahaan. Perempuan bukan hanya mayoritas konsumen kami, tetapi juga karyawan, inovator dan talentas masa depan yang membentuk arah perusahaan setiap hari,” ujar Melanie Masriel, Chief of Corporate Affairs, Engagement & Sustainability L’Oréal Indonesia dalam rilis resmi yang diterima Magdalene

Baca juga: ‘L’Oréal–UNESCO For Women in Science’ Dukung Kontribusi Perempuan Peneliti Indonesia

Data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menunjukkan lebih dari 445 ribu kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan tercatat sepanjang 2024. Sebagian besar kasus terjadi di ranah personal, sementara kasus lain juga terjadi di ruang publik maupun ruang digital.

Untuk merespons situasi tersebut, L’Oréal Paris menjalankan program Stand Up Melawan Kekerasan Seksual di Ruang Publik. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkenalkan caraintervensi yang aman ketika menyaksikan pelecehan di ruang publik.

Program tersebut memperkenalkan metode “5D”: Dialihkan, Ditegur, Dilaporkan, Ditenangkan, dan Dokumentasikan. Langkah-langkah ini dirancang sebagai panduan sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketikamenghadapi atau menyaksikan situasi pelecehan.

Pada kesempatan yang sama, Rosyanti Chijanadi, Brand General Manager L’Oréal Paris, menyampaikan pentingnya menciptakan ruang publik yang aman bagi perempuan.

“Kami percaya bahwa setiap perempuan itu berharga. Ruang publik yang aman menjadi fondasi agar perempuan dapat beraktivitas, berkarya, dan berkembang tanpa rasa takut,” katanya.

Selain isu keamanan, akses terhadap peluang kerja juga menjadi perhatian. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan perempuan mencakup sekitar 36 persen dari total pekerja formal di Indonesia. Banyak perempuan juga menghadapi tantangan untuk kembali bekerja setelah jeda karier yang berkaitan dengan tanggung jawab pengasuhan atau keluarga.

Baca juga: L’Oréal ‘Beauty For A Better Life’: Berdayakan Perempuan Indonesia Lewat Pelatihan Tata Rambut dan Tata Rias

Untuk menjawab tantangan tersebut, L’Oréal menjalankan program Beauty for a Better Life yang menyediakan pelatihan tata rambut dan tata rias bersertifikat bagi perempuan dari kelompok rentan. Program ini bertujuanmembantu peserta memperoleh keterampilan kerja sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan Career Reconnect Program yang dirancang membantu perempuan kembali ke dunia kerja setelah jeda karier. Program lain, Hairducation, berfokus pada penguatan pendidikan vokasitata rambut di sekolah menengah kejuruan agar lulusan memiliki kesiapan lebih baik untuk memasuki industri kecantikan.

Melalui berbagai program tersebut, L’Oréal menyatakan komitmennya untuk mendukung pemberdayaan perempuan melalui peningkatan akses, keterampilan, dan kesempatan di berbagai bidang.

About Author

Magdalene