13/06/2026
Issues Safe Space

Pemilik Thanksinsomnia Terseret Dugaan Kekerasan Seksual, ini ‘Update’ Kasusnya 

Pengakuan dugaan kekerasan seksual yang menyeret pemilik Thanksinsomnia memicu klarifikasi sejumlah perusahaan terkait.

  • February 13, 2026
  • 3 min read
  • 3335 Views
Pemilik Thanksinsomnia Terseret Dugaan Kekerasan Seksual, ini ‘Update’ Kasusnya 

*Peringatan pemicu: Dugaan kasus kekerasan seksual. 

Mohan Hazian, pemilik jenama lokal Thanksinsomnia, dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap perempuan model, M. Korban menceritakan dugaan peristiwa tersebut melalui akun pribadi di X pada (8/2). Kejadian disebut berlangsung saat sesi pemotretan produk Thanksinsomnia. Korban menuduh Mohan melakukan pelecehan seksual hingga percobaan pemerkosaan

Setelah pengakuan korban tersebar, respons publik bermunculan di media sosial. Sejumlah warganet mengecam terduga pelaku serta brand Thanksinsomnia. Sehari kemudian, melalui kanal resminya, pihak Thanksinsomnia menyampaikan klarifikasi dengan menyebut Mohan telah dinonaktifkan dari seluruh aktivitas brand

Komisaris Thanksinsomnia, Ferdiansyah, pada (9/2) menyatakan Mohan tidak lagi terlibat dalam kerja sama maupun kepemilikan atas nama brand tersebut. 

Baca Juga: Baca Juga: Dari Fiksi yang Bicara Kebenaran ke Sejarah yang Dijadikan Fiksi 

“Yang bersangkutan tidak lagi aktif secara hubungan kerja sama dan kepemilikan atas nama brand Thanksinsomnia, baik secara operasional maupun profesional,” tulisnya di akun Instagram (9/2). 

Pernyataan tersebut tidak memuat permintaan maaf kepada korban. Klarifikasi juga menyebut peristiwa sebagai ranah pribadi antara Mohan dan korban. 

Sementara itu, rekan sesama pelaku usaha brand, Tirta Mandira, secara terbuka mendesak Mohan untuk memberikan penjelasan. Pada (12/2), Lelaki yang familier disapa Dr. Tirta tersebut bilang, telah berulang kali menghubungi Mohan melalui sambungan telepon. 

Ia juga menyinggung respons sejumlah pihak di media sosial. 

“Karena jujur sudah muak banget dengan fans dia yang menyerang korban. Ditambah circle Mohan tidak jelas menyatakan keberpihakan. Netral abu-abu,” tulis Tirta di akun media sosialnya pada (12/2). 

Pada klarifikasi pertama yang disampaikan (10/2), Mohan membantah tuduhan. Ia menyebut tudingan tersebut tidak berdasar dan berjanji meluruskan informasi yang beredar. Pernyataan tersebut memicu respons lanjutan di media sosial. 

Baca Juga: Dari 1998 ke 2025: Warga Keturunan Tionghoa di Antara Harapan dan Trauma Kolektif 

Akui Kesalahan, Cukupkah? 

Dalam pernyataan berikutnya, Mohan meminta publik melihat persoalan secara jernih dan adil. Ia juga mengakui pernah melakukan kesalahan di masa lalu terhadap perempuan lain. Mohan menyebut peristiwa tersebut berdampak pada keluarganya. 

Tekanan publik terus berkembang. Pada (11/2), Mohan menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengakui telah melakukan tindakan tidak pantas terhadap model atau talent yang pernah bekerja sama dengan brand miliknya. 

Korban menyatakan Mohan telah menyampaikan permintaan maaf melalui pesan singkat secara pribadi.

Baca Juga: 5 Fakta yang Jarang Dibicarakan dari Pemerkosaan Massal 1998  

Pasca pernyataan tersebut, sejumlah brand dan lembaga yang sebelumnya bekerja sama dengan Thanksinsomnia mengumumkan penghentian kerja sama. 

Kasus ini turut memicu pengakuan dari beberapa perempuan lain di media sosial. Mereka mengaku mengalami dugaan perlakuan serupa. 

Perkembangan kasus Thanksinsomnia terus menjadi perhatian publik, terutama di media sosial, seiring munculnya klarifikasi, bantahan, serta pernyataan terbuka dari pihak-pihak terkait. 

About Author

Ahmad Khudori

Ahmad Khudori adalah seorang anak muda penyuka kelucuan orang lain, biar terpapar lucu.