07/07/2026
Community Update

Indonesia Siapkan WCCE 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Masuk Panggung Global

Indonesia resmi meluncurkan WCCE 2026 sebagai forum internasional untuk memperkuat posisi ekonomi kreatif dan mendorong lahirnya kolaborasi global yang lebih konkret.

  • May 12, 2026
  • 2 min read
  • 478 Views
Indonesia Siapkan WCCE 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Masuk Panggung Global

Kementerian Ekonomi Kreatif resmi meluncurkan The 5th World Conference on Creative Economy 2026 pada 6 Mei 2026 di Jakarta. Lewat forum internasional ini, Indonesia ingin memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendorong isu tersebut masuk ke agenda kebijakan global.

Konferensi yang akan digelar pada 21–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo ini ditargetkan melibatkan sekitar 80 negara. Pemerintah, investor, pelaku industri, akademisi, hingga komunitas kreatif akan dipertemukan dalam satu forum yang menggabungkan diskusi kebijakan dan peluang kerja sama bisnis.

Baca juga: ‘Tak Lagi Sendiri’: Festival Peduli Autisme 2026 Dorong Ruang Inklusi dari Rumah Sendiri

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menyebut WCCE bukan sekadar ruang diskusi, tetapi juga wadah untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi kreatif dunia.

“WCCE bukan cuma forum diskusi, tapi juga ruang untuk menyusun arah kebijakan ekonomi kreatif dunia,” ujar Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya dalam rilis resmi yang diterima oleh Magdalene.

Ia menambahkan, Indonesia tengah menyiapkan Jakarta Vision for Creative Economy yang diharapkan dapat menjadi dasar resolusi lanjutan di Sidang Majelis Umum PBB. Langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerintah memperluas pengaruh ekonomi kreatif Indonesia di tingkat internasional.

Dorongan tersebut juga ditopang capaian ekonomi kreatif nasional yang terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, sektor ekonomi kreatif berkontribusi Rp1.611,15 triliun atau 7,28 persen terhadap PDB nasional, dengan target meningkat menjadi 8–8,4 persen pada 2029. Selain itu, sektor ini mencatat ekspor sebesar 31,94 miliar dolar AS dan menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja pada 2025.

Baca juga: FPL: Aturan Teknis UU TPKS Minim,  Layanan Korban di Daerah pun Tak Siap

WCCE 2026 Bidik Kolaborasi Kreatif Global

WCCE 2026 mengusung tema Inclusively Creative: Collective Continuity dan menghadirkan berbagai program kolaboratif seperti CreativillageScreenverse, dan KultKreo. Program-program tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem kreatif, mulai dari film, gim, musik, fesyen, hingga budaya populer.

Kehadiran berbagai platform itu ditujukan untuk membuka akses kolaborasi yang lebih luas antara kreator lokal dengan pasar dan investor global. Pemerintah berharap forum ini tak hanya memperluas jejaring industri kreatif Indonesia, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang berdampak langsung bagi pelaku ekonomi kreatif di dalam negeri.

Forum ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) yang mengaktivasi berbagai kegiatan ekonomi kreatif di sejumlah daerah di Indonesia. Melalui WCCE 2026, pemerintah menargetkan Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama ekonomi kreatif di tingkat global.

About Author

Magdalene