07/07/2026
Issues

5 Artikel Pilihan: Polemik ‘Awardee’ LPDP, hingga Upaya Pembunuhan Mahasiswi di Riau

Redaksi Magdalene merangkum lima berita pilihan untuk pekan ini, mulai dari upaya pembunuhan mahasiswi di Riau, hingga polemik salah satu ‘awardee’ LPDP.

  • February 28, 2026
  • 3 min read
  • 899 Views
5 Artikel Pilihan: Polemik ‘Awardee’ LPDP, hingga Upaya Pembunuhan Mahasiswi di Riau

1.  Upaya Pembunuhan Mahasiswi UIN Suska Riau: Ada Masalah Lebih Besar di Balik Narasi “Cinta Ditolak” 

Peringan pemicu: Berita ini mengandung cerita kekerasan, upaya pembunuhan, dan dugaan upaya femisida

Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Kasim Riau berinisial FAP dibacok oleh seorang mahasiswa lain di lingkungan kampusnya sendiri pada Kamis, 26 Februari. Peristiwa itu terjadi saat korban tengah menjalani sidang tugas akhir. Pelaku, RM, kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penyerangan dilakukan di area kampus UIN Suska Riau, Pekanbaru. Korban mengalami luka di bagian punggung, lengan, dan kepala, dan harus menjalani serangkaian operasi di RSUD Arifin Ahmad. Sementara itu, tersangka diamankan dan menjalani proses hukum, termasuk pemeriksaan kejiwaan sebagai bagian dari penyidikan.

Baca artikel selengkapnya di sini

2.  5 Lagu untuk Wakili Rasa Muak WNI pada Kekerasan Polisi 

Kamu lagi marah sama polisi gara-gara pembunuhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial AT di Tual, Maluku? Ini pasti bukan yang pertama? Butuh pelampiasan? Mungkin mendengarkan lagu yang isinya memaki-maki aparat bisa jadi pelampiasan sementara WNI setiap ada kasus semacam ini. 

Lagipula, lagu dibuat berdasarkan keresahan seorang musisi. Saya pernah ngobrol sama salah satu personel Sukatani, Cipoy tentang ini. Duo itu bukan dibentuk untuk mengutarakan kritik sosial dan politik, melainkan keresahan pribadi. Namun, apa di hidup ini yang tidak berkaitan dengan politik? 

Baca artikel selengkapnya di sini.  

3. Yang Tak Dibicarakan dari Polemik ‘Cukup Aku Saja yang WNI’: POV ‘Awardee’ LPDP

“Jadi penerima beasiswa itu enak, ya.” 

Komentar seperti itu belakangan terus terngiang di kepala saya. Sejak mencuatnya kasus salah satu penerima (awardee) beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari Kementerian Keuangan, linimasa saya dipenuhi opini yang nadanya cenderung menghakimi. Ada yang bilang hidup awardee LPDP nyaman, tinggal di luar negeri dibiayai negara. Ada pula yang menyamakan kami dengan koruptor. Bahkan, segelintir suara menyarankan program ini dihapus saja. 

Simak artikelnya di sini

4.Bukan Salah Perempuan: Yang Tak Terlihat dari Maraknya Makanan Instan Saat Ramadan

Siapa yang familier dengan konsumsi makanan beku terutama saat Ramadan? Di rumah orang tua saya, menyetok makanan beku jadi rutinitas tahunan yang hampir tak pernah absen dijalankan. Meski di hari lain konsumsi jenis makanan ini juga dilakukan, frekuensinya tetap tak sesering bulan puasa. Ketika ditanya, ibu saya, “Wati”, 53, bilang ini demi menghemat waktu memasak. “Biar praktis dan enggak repot,” katanya.

Tak sendiri, nyatanya masyarakat Indonesia memang hobi menyimpan persediaan makanan olahan atau frozen food. Survei Populix bertajuk “Perilaku Belanja di Bulan Ramadan 2025” mencatat, makanan olahan atau beku masuk ke dalam lima jenis produk yang paling banyak dibeli selama Ramadan.

Baca artikel lengkapnya di sini

5. Menikmati K-pop dengan ‘Queer-Coded’: Keberanian ‘Idol’ vs Keheningan Fans

Pada 6 Desember 2025, salah satu anggota grup Jepang XG, Cocona, mengumumkan bahwa dirinya telah menjalani operasi tubuh bagian atas (top surgery) dan mengidentifikasi diri sebagai transmasculine non-binary. Dalam pengumuman di akun Instagram resmi @xgofficial, Cocona juga membagikan perjalanan yang tidak mudah dalam menerima diri. Ia menyebutnya sebagai “pintu baru” dalam hidup serta berterima kasih atas dukungan orang-orang terdekat.

Respons pun datang cepat. Komunitas LGBTQIA+ dan sebagian fans memberi dukungan. Namun karena XG juga punya pasar besar di ekosistem K-pop, warganet Korean (Knetz) menunjukkan reaksi beragam. 

Baca artikel selengkapnya di sini

About Author

Magdalene