07/07/2026
Issues

5 Artikel Pilihan: UU PPRT Disahkan, PTUN Tolak Gugatan ke Fadli Zon hingga Review ‘The Drama’

Redaksi Magdalene merangkum lima berita pilihan untuk pekan ini, mulai dari UU PPRT disahkan hingga PTUN tolak gugatan ke Fadli Zon.

  • April 26, 2026
  • 3 min read
  • 365 Views
5 Artikel Pilihan: UU PPRT Disahkan, PTUN Tolak Gugatan ke Fadli Zon hingga Review ‘The Drama’

1.  Refleksi dari Kasus FH UI: Ada Awareness yang Meningkat, dan Sistem yang Belum Siap  

Dua pekan setelah kasus dugaan pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) mencuat, satu hal terasa jelas: publik tidak lagi diam. Kemarahan datang cepat, masif, dan nyaris serempak. Tapi justru di situlah masalah berikutnya muncul—ketika kesadaran meningkat, apakah sistem kita siap meresponsnya?

Membaca tangkapan layar, melihat kronologi yang beredar, saya ikut marah. Dalam hitungan jam, kasus ini berubah menjadi “peradilan publik”. Wajah para terduga pelaku tersebar luas. Ribuan orang mengutuk. Puncaknya adalah ‘sidang’ terbuka untuk ke-16 terduga pelaku yang juga saya ikuti hingga dini hari, lewat salah satu platform media sosial (14/4).

Baca artikel selengkapnya di sini

2.  ‘The Drama’ dan Bias Rasial di Balik Hubungan Emma dan Charlie

Sebelum menikahi pasangan, seberapa yakin kamu sudah mengenalnya?

Pertanyaan itu menggambarkan konflik dalam The Drama (2026). Disutradarai oleh Kristoffer Borgli, film ini bercerita tentang Emma (Zendaya) dan Charlie (Robert Pattinson), sepasang kekasih yang mengalami ketegangan hubungan menjelang pernikahan.

Konflik berawal ketika Rachel (Alana Haim), teman Emma dan Charlie, melempar pertanyaan pada mereka: “Apa hal terburuk yang pernah kamu lakukan?”

Baca artikel selengkapnya di sini.  

3. PTUN Tolak Gugatan ke Fadli Zon, Ita Nadia: Saya Tidak Akan Berhenti Menuntut Fadli Zon

Bertepatan dengan Hari Kartini (21/4) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memutuskan untuk menolak gugatan terhadap Fadli Zon. Sebelumnya, Fadli Zon digugat oleh Koalisi Masyarakat Sipil Menolak Impunitas atas penyangkalannya terhadap pemerkosaan massal 1998.

Sebagai salah satu penggugat, Ita Fatia Nadia, yang juga jadi pendamping korban pemerkosaan massal Mei 1998, mengaku geram dengan hasil putusan ini. Dalam konferensi pers yang sama, Ita menyampaikan bahwa putusan ini sama saja dengan menjadikan tubuh dan seksualitas perempuan sebagai alat politik negara semata.

Simak artikelnya di sini

4.Setelah 22 Tahun Diperjuangkan, UU PPRT Resmi Disahkan

Setelah 22 tahun, Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang pada hari ini, 21 April 2026. Bertepatan dengan Hari Kartini, Puan Maharani, Ketua DPR RI, memimpin langsung pengesahan ini dalam rapat paripurna ke-17 masa persidangan IV tahun sidang 2025-2026.

Dari siaran langsung DPR RI di channel Youtube-nya, seluruh fraksi yang hadir turut menyetujui pengesahan undang-undang ini.

Baca artikel lengkapnya di sini

5. Belajar #BerdayaMemberdayakan di Hari Kartini

Kartini bukan cuma perempuan yang dikenang karena keresahannya hidup sebagai tawanan patriarki, tapi juga roh yang berhasil jadi hantu gentayangan di hati kita semua: orang-orang yang masih membayangkan hari-hari tanpa opresi.

Tiap tahun ia dirayakan, orang-orang berefleksi atas gagasan yang ia lawan. Mengulitinya dan mengaitkannya dengan hari ini—hari-hari yang buat Kartini, adalah masa depan.Baca artikel selengkapnya di sini.

About Author

Magdalene